Baik dan Buru Tak Pernah Padam

KagetpapuaTimika | .BlDuduk bersama dan menikmati waktu santai di malam hari, kami memulai diskusi tentang konsep baik dan buruk tak pernah padam. Topik ini menjadi dasar pembicaraan kami malam ini di Jl. Koteka Timika Papua Tengah. Selasa 05 Maret 2024.

Tempat keberadaan yang baik tentu saja dibalut dengan sesuatu yang buruk, demikian tempat keberadaan yang buruk mengandung sesuatu yang terbaik

Di dalam setiap tempat keberadaan, baik itu di lingkungan fisik maupun dalam kehidupan sehari-hari, terdapat keberagaman yang mencakup baik dan buruk. Meskipun demikian, seringkali tempat-tempat yang dianggap buruk juga memiliki potensi yang tersembunyi untuk menjadi sesuatu yang terbaik.

Misalnya, sebuah lingkungan kota yang dianggap buruk karena tingkat kejahatan yang tinggi dan infrastruktur yang kurang terawat. Meskipun demikian, di dalam kota tersebut terdapat komunitas yang kuat yang saling mendukung satu sama lain. Mereka membangun ikatan sosial yang erat dan berusaha untuk menciptakan perubahan positif di lingkungan mereka. Tempat keberadaan yang buruk ini menjadi pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.

Demikian juga dengan kehidupan sehari-hari, seringkali kita menghadapi tantangan dan kesulitan yang membuat tempat keberadaan kita terasa buruk. Namun, di balik semua itu, kita dapat belajar, tumbuh, dan mengembangkan diri. Pengalaman-pengalaman sulit tersebut membentuk karakter kita dan memberi kita pelajaran berharga yang tidak akan kita dapatkan jika semuanya berjalan mulus. Tempat keberadaan yang buruk ini menjadi tempat di mana kita dapat menemukan kekuatan dan ketahanan yang tersembunyi dalam diri kita.

Dalam kesimpulannya, tempat keberadaan yang baik dan buruk memiliki aspek yang saling melengkapi. Tempat keberadaan yang buruk dapat mengandung potensi untuk menjadi sesuatu yang terbaik ketika kita mampu menghadapi tantangan dan menemukan kekuatan dalam diri kita.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Gladi bersih OMK Menyongsong Persiapan Materi Pembekalan dan Rekoleksi

Kagetpapua TIMIKA | Para Orang Muda Katolik (OMK) yang baru dibentuk pada Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa, Mengadakan Pertemuan untuk menyepakati  kesiapan persiapan diri serta alat dan bahan guna menerima materi yang akan dilaksanakan selama 4 hari, mulai dari hari Selasa tanggal 25 hingga 28 mei 2021.

Materi yang akan dibekali  adalah:

1. AJARAN SOSIAL GEREJA, Oleh Tim Pastoral Timika , bertempat di Kapela Tillemans  , Jam 03:00-06:00 WIT.
2. KEHIDUPAN MENGGEREJA, Oleh Diakon Sisko sondegau
3. PERANG ORGANISASI GEREJA, Oleh Ketua OMK Tiga Raja Timika
4. PENDALAMAN IMAN DAN REKOLEKSI oleh TIMPAS

Kesiapan dan persiapan  yang akan telah disepakati untuk di perhatikan selama materi berlangsung adalah

1.  ALKITAB DAN MADAHBAKTI
2.  ROSARIO
3.  Buku Tulis dan Pena/Bolpen.
4.  Penggunaan Baju untuk Pria Dan Wanita adalah;
– PRIA = Pakaian Rapi Celana Panjang.
– WANITA = Pakaian Rapi menggunakan Rok.

Kami akan menerima materi Orang Muda Katolik dalam kegiatan temu raya anak muda Katolik di bawah naungan paroki katedral tiga raja di Timika. Ujar Ketua OMK terpilih Petrus Ukago, pada 27 Mei 2021. Pukul 3:25. Wp.

Sekretaris OMK terpilih Jhon Dimi mengampaikan, Kegiatan Pembekalan  orang muda Katolik tersebut dikabari akan dihadiri dan  dibekali materi oleh Timipas  (Tim Pastoral) Katedral Tiga Raja Timika.

Selaku Koordinator Sekretariat OMK Terpilih bapak. Jhon Dimi mengatakan, Kami berkumpul sebagai persiapan untuk menyambut Materi yang diharapkan dapat berjalan dengan lancar.

Jangan pernah lupa, kita selalu berjalan ke depan. Jadilah Ragi yang baik dalam kehidupan sosial

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog