Terlihat Unik Dan Terinspirasi Untuk Umat Kapela Tillemans (Ema Owaa) Timika

Kandang natal yang unik versi rumah adat suku (mee)

KagetpapuaTIMIKA | Suasana halaman Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa Timika sudah tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kini sudah terlihat unik dan terinspirasi untuk umat katolik Suku Mee yang berasal dari tiga daerah yakni, kab. Deiyai, Dogiya dan Paniyai. Pada umumnya kegataka hingga makataka yang berdomisili di Timika, Papua Tengah.

Kandang dan pohon natal ini didirikan di atas tumpukan batu campur pasir yang telah umat katolik menjadikan rupa bukit dan dikelilingi pagarnya yang mengkreasikan versi Rumah adat Mee yang biasanya disebut Ema-Owaa. Proses pembuatan selama 2 hari 1 malam pada tanggal 4 hingga 6 Desember 2021.

Didalam lingkungan pagar ini juga ada tanaman Pisang, keladi, tebu dan tanaman lokal lainnya. dengan menggunakan rangkaian lampu warna-warni di jalan perintis Timika  indah

Pada saat itu ada kabar baik bahwa, Pemda Mimika telah mengadakan lomba hias Kandang dan Pohon natal dalam rangka menyambut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.  Dalam lomba tersebut ada nama Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa pula terdaftar dalam lomba dengan no pendaftaran urutan 049. 

Adoooh, ternyata informasi yang didapat masyarakat tinggal dua hari lagi untuk datang dan melihat serta menilai kreativitasNya.

Ah Sayang! Waktu dan hari sudah mepet, namun OMK dan Umat kapela Tillemans Ema-Owaa tetap semangat dan menyepakati bahwa “Mulai Bekerja Sesuai Pendapat Masing-masing Orang”. Semua beralih kerjasama secara bergotong-royong selama dua hari satu malam berturut-turut hingga selesai.

Kami membuat gubuk ini bukan karena kompetisi dari pemerintah setempat, tetapi ini adalah sesuatu yang kami terbiasa disetiap natal namun ada sedikit perbedaan dengan sekarang hanya dengan pagar yang dikelilingi lokasi gubuk dan pohon Natal Serta tanaman lokal lainnya.

Anehnya disini ! Saat itu ada beberapa pemuda yang pulang dan pergi dengan motor mencari rotang, lumutan alam dan kayu buah pada petang hari di hutan.

Ya, tentu Anda juga ingin tahu bahan-bahan yang sudah dibuat oleh OMK dan Para Umat Kapela Tillemans Ema-Owaa!

1. Sebanyak Kayu Buah Berpotongan 1 Cm.

2. Rumput Alang-alang.

3. Lumut hutan alam.

4. Rotan berukuran panjang.

5. Lebih unik lagi, Botol Aqua yang kosong merupakan variasi pada bagian luar pohon Natal.

Di depan Kandang Natal/Betlehem dipasang papan bertuliskan tema Natal 2021, “Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan 1 Petrus 1:22.

Kreativitas OMK dan Umat Kapela Tillemans Ema-Owaa Timika membuat rasa memiliki dan manfaat yang beragam.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Happy birthday 1 Tahun! Anakku

Happy birthday 1 tahun anak ganteng Aweidabii Novian Ukago, Semoga kamu adalah generasi terbaik penerus keluarga ini.

Kami menyambutmu di dunia ini 12 bulan yang lalu pada 15 November 2020. Tak terasa, usia pertama telah kamu lalui pada tanggal 15 November 2021.

Semoga senyummu selalu terpancar di dalam hidupmu. Panjang umur, sehat selalu dan menjadi anak yang membanggakan untuk kedua orang tuamu kelak.

Selamat Ulang Tahun, Semoga diumurmu berikutnya dan ini selalu tumbuh seiring usiamu dan selalu di limpahi suka cita dan rezeki yang luas buat hidup masa depanmu nanti.

Bagi kami, kamu anak berumur satu tahun yang paling berharga di seluruh dunia ini. Semoga Tuhan memberikan semua yang kamu butuhkan dalam hidupmu nanti. Selamat ulang tahun yang pertama !.”

Tumbuh dan kembanglah menjadi anak laki-laki perkasa. Serta menjadi anak yang memberi rasa bangga orang tua. Panjang umur dan sehat selalu.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Angkut Bama Kepada Umat Migani Guna Misa Syukuran.

Menaiki Bama ke atas kendaraan angkutan barang oleh Umat Katolik Gereja Kapela Tillemans Ewa Owapa di jalan perintis timika indah

KagetpapuaTIMIKA | Menaiki bama berupa babi satu ekor dan sayur-sayuran di atas kendaraan angkutan barang oleh, umat katolik, gereja Kapela Tillemans Ema-Owa di jalan perintis timika indah, Papua Tengah. pada, 12/11/2021. Pukul, 03.25. Wp

Bantuan  tersebut diserahkan secara simbolis oleh anggota gereja kapela Tillemans Ema Owaa kepada umat Migani untuk persiapan misa pengukuhan dan syukurannya Pater Fransiskus Sonotigi Sondegau Pr.  Dan Pastor Yeskiel Tawakidua Dole Belau Pr. yang akan dilaksanakan di Gereja kapela Migani Nduni belakang perumahan pemda Sp 2, Timika.

Bapak. Lukas Magai menjelaskan, “Dulu dan sekarang berbeda karena masalah yang kita hadapi saat ini adalah pandemi Covid-19, sehingga kegiatan ibadah setiap orang beribadah di kapelanya masing-masing, maka harus kita atasi bersama dan membutuhkan kerjasama semua elemen masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Kerukunan Suku Mee, Bapak Alfons Dogopia, menyampaikan bahwa setiap bantuan tidak boleh dilihat dari hal besar dan kecil, tetapi kita harus bersyukur karena ini adalah awal dari kita umat Katolik.

Ini adalah bentuk kepedulian kita sebagai sesama umat Katolik di Papua.  Papua milik kita bersama, kita semua merasakan satu cubitan,” ujar Pak Alfons Dogopia.

Tambahan Pak. Dogopia, Misa pengukuhan ucapan syukur dan menerima berkat pertama dari juru kampanye Yesus yaitu, Pater Fransiskus Sonotigi Sondegau Pr.  Dan Pastor Yeskiel Tawakidua Dole Belau Pr.

“Pendistribusian bantuan ini sudah kami sampaikan kepada masyarakat Migani. Dan kami mohon kepada masyarakat untuk tetap semangat.” tandasnya (*)

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Kunjungan Umat Katolik Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa di Panti asuhan Timika.

Usai berbagi aksi natal, foto bersama anak-anak yatim-piatu, para pengasuh, dan umat katolik Kapela Tillemans Ema-Owaa

KagetpapuaTIMIKA | Kunjungan Tim panitia Natal 2021 bersama para Pengurus Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa yang berada di jalan perintis timika indah, Papua. Berkesempatan untuk membagikan kasih sayang aksi natal kepada anak-anak yatim-piatu Panti Asuhan Santa Susana Yayasan Perawatan diJalan Budi Utomo Ujung, Timika Papua. Minggu (09/01/2022). Pukul, 3:30 Wp.

Saat itu puluhan anak yatim piatu disambut dengan hangat, kepala panti asuhan Magdalena Emanunang, dan Suster Maria Yulita, Prr yang merupakan pembina iman anak, serta para pengasuhnya.

Ketua panitia natal bapak Lukas Magai, menyampaikan kepada kepala panti asuhan, para suster dan para pengasuh di yayasan yang merawat anak yatim-piatu. Kami yang datang ini dari umat Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa dibawah Paroki Katedral Tiga Raja Timika.

Mendidik adalah pekerjaan yang sangat berat, semoga Tuhan memberikan kekuatan kepada seluruh elemen binaan anak yatim-piatu di yayasan ini. Ujar Magai

Panti Asuhan Magdalena Emanunang, mengatakan kami disini menerima anak 5 tahun kebawah karena kami ingin membentuk karakter anak yang lebih baik.

Lanjutnya, anak anak yang ada sementara ini berada dari lima suku yakni, suku Moni, Kamoro, kei, biak, Merauke. Mereka ini yang bina di Panti Asuhan Santa Susana adalah anak yatim piatu, piatu, yatim, keluarga tak utuh, dan anak yang ditolak oleh keluarga.

Kami sempat mau antar mereka pulang ke keluarga, namun mereka malah memilih untuk kembali kesini agar di bina, kata kepala panti asuhan, Magdalena Emanunang.

Aktivitas anak-anak Panti Asuhan Santa Susana semuanya di atur, dan dibina sesuai dengan kedisiplinan.

Dari pagi berdoa di Kapela, kemudian mereka juga aktivitas membersihkan lingkungan, makan, belajar, dan kami berusaha untuk mengatur waktu tidur mereka, kata Magdalena.

Kami hanya ingin mereka bisa tersenyum disini, kami ajarkan mereka memperkenalkan dunia peternakan dan perkebunan, mereka juga rajin berdoa dan semua sudah pintar berdoa,” tambah Magdalen.

Batas usia yang dibina di panti asuhan ini adalah lima tahun kebawah. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pembinaan sejak dini.

Kami berharap mereka bisa menjadi orang (berhasil-red) dari tempat ini, tanpa proposal tapi kami jalan. Kami punya keyakinan kalau Tuhan sudah titip satu anak disini pasti Tuhan akan siapkan berkat, ujar Magdalena.

Panti asuhan ini juga tidak hanya membina anak-anak beragama Katolik, namun dari semua denominasi agama.

Ia bersyukur karena selama ini selalu mendapatkan perhatian dari sejumlah masyarakat, keluarga, organisasi dan lainnya.

Selama keberadaan kami dalam kesulitan tetap memberikan orang-orang pilihan untuk memberikan perhatian. Terimakasih untuk umat Kapela Tillemans Ema-Owaa  yang sudah membuka hati, kami mohon dukungan dan doa, pungkas Magdalena.

Harapannya bisa bahagia dan sukacita. Kami berharap apa yang kami berikan bisa bermanfaat bagi anak-anak.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Panitia HUT dan Natal Kapel Tillemans Ema-Owaa, gelar turnamen bola voli.

Panitia natal dan HUT serahkan bola volley kepada panitia pertandingan bola voli

KagetpapuaTIMIKA | Dalam rangka meriahkan Natal dan HUT yang ke-3 Gereja Katolik Kapel Tillemans Hati Kudus Yesus “Ema Owaa” Bapak. Lukas Magai, resmi membuka kegiatan Lomba Bola Voli antar umat beragama di jl. Perintis Timika Indah, Papua Tengah. Selasa, 19 Oktober 2021.

Sambutan panitia natal dan HUT ke-3 Kapela Tillemans Ema-Owaa bapak. Lukas Magai, berterimakasih kepada seluruh elemen umat yang hadir dan turut mengambil bagian dalam pertandingan bola volley itu.

Dalam arahannya, kami atas nama panitia orang tua yang berjiwa mudah meminta agar seluruh pemain serta wasit dan panitia bola voli untuk segera bersiap diri dalam pertandingan.

Gereja mengharapkan untuk semua umat, muda-mudi dan pengurus gereja Kapel Tillemans (Ema-Owaa), tolong perhatian terhadap mereka yang datang main bola volley dari luar dan atasi waktu yang tepat sebab kini masa pandemi Covid-19. Ujar Panitia, Bapak. Lukas Magai

Pada kesempatan yang sama, bapak Jhon Dogopia yang di tunjuk sebagai panitia pertandingan menyampaikan, kami sebagai panitia pertandingan bola voli putuskan bahwa tidak dimainkan langsung karena ini hanya doa pembukaan pertandingan dalam rangka pencarian dana untuk Natal dan Hut ke3 gereja kapela Tillemans Ema-Owaa.

Selain itu, Jhon Dogopia juga menetapkan 2 poin yang harus dilakukan selama pertandingan yaitu,

  1. Kostum milik kapela Tillemans harus dilakukan sewa.
  2. Selama pertandingan mulai main bola voli jam 3:00 maka Tim Tim yang telah terdaftar tepati waktu.

Tim yang terdaftar dan yang telah hadir pada sore ini kami mainkan jam 4:00. Sore.

Wasit pertandingan arahkan pemain di lapangan bola volley

Acara pertama pertandingan bola volley dibuka dengan doa oleh bapak. Yosep Yikim selaku pewarta Gereja Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus (Ema Owaa) di timika, pada Selasa 19 Oktober 2021, pukul 08.30 Wp.

Dalam kempatan terakhir, Bapak. Aluwisius Pekei juga berharap agar sebelum berangkat dari rumah masing-masing tolong di beritahukan kepada keluarga atau tempat tinggal kemudian datang main bola volley di lingkungan Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema Owaa. Hal itu disampaika Karena banyak Anak-anak muda yang datang numpang kepada keluarga mereka.

Dalam lingkungan Ini kami dari pihak gereja dilarang, dan tidak di ijinkan untuk makan pinang dan datang dengan keadaan mabuk, hal itu kita harus memahami dan sadari masing-masing. Ujar bapak. Aluisius pekei

Kegiatan ini semoga kita semua diharapkan untuk mengikuti aturan-aturan pertandingan bola voly yang di tetapkan panitia pertandingan dan wasit yang kita percayai agar kegiatan ini dapat berjalan baik hingga selesai. Ujar bapak pewarta Yosep Yikim.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Pelantikan Panitia HUT Ke-3 dan Panitia Natal Kapela Tillemans Ema-Owaa di Timika

Upacara pelantikan panitia natal dan hut Ke-3 Kapela Tillemans Ema-Owaa, periode 2021.

Kagetpapua TIMIKA | Pastor Paroki Gereja Katedral Tiga Raja Timika, Amandus Rahadat, melantik jajaran pantai HUT ke-3 sekaligus dengan Panitia Natal 2021-2022 pada Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema Owaa di jln Perintis Timika Indah,  Minggu, (17 Oktober 2021).

Dalam Sambutan Pastor Paroki Katedral Tiga Raja Timika, Amandus Rahadat mengatakan bahwa kepercayaan yang diberikan harus bisa dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab sebab, biasanya yang melaksanakan hanya sedikit orang.

Misa pelantikan ini juga perkiraan ratusan umat yang telah hadir keliling sayap samping kiri dan kanan hingga dipenuhi dalam aula Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema Owaa di jalan perintis timika indah.

Sementara itu, panitia HUT dan NATAL serta para badan pengurus Gereja Katolik Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus “Ema Owaa” mengadakan pertemuan untuk mengepakati membentuk program kerja selanjutnya.

Para umat dan tim panitia HUT bahkan pengurus lainnya telah memutuskan bahwa akan adakan pertandingan bola volly.

Bapak Jhon Dogopia yang terpilih sebagai panitia pertandingan bola volly mengampaikan bahwa selama kegiatan pertandingan volly, kami akan adakan beberapa kegiatan lagi seperti basar ayam bahkan pula lomba kecil-kecilan, salah satunnya adalah lempar kaleng dan lainnya.

Pertemuan ini membahas menghadirkan kebersamaan dan kegembiraan serta ada kehidupan dalam gerakan atau kegiatan-kegiatan yang menyatukan kaum muda untuk melayani semua umat yang membutuhkan.

Sumber Dok OMK Kapel Tillemans Hati Kudus Yesus Ema Owaa.
Timika, 27 Oktober 2021.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Penyerahan hadiah Lomba, Usai Rangkaian Kegiatan Bulan Kitab Cuti Nasional 2021.

Ibu Salomina You, membaca sepangkal kertas makalah pengarahan hadiah yang telah disusun oleh panitia penyelenggara lomba

Kagetpapua TIMIKA | Usai ibadah mingguan di Gereja Katholik Kapela Tillemans (Ema-Owaa), menggelarkan penyerahan hadiah yang telah di adakan dalam rangka memperingati bulan kitab suci nasional 2021 dengan menyusun tema, “Yesus Sahabat Perjalanan Kita”.

Kegiatan pengerahan hadia itu, diramaikan oleh seluruh umat katolik Gereja Kapela Tillemans (Ema Owaa) yang telah hadir di jalan perintis, Timika indah, Papua Tengah, Minggu, 03/10/2021.

Ibu. Salomina You yang telah di percayai panitia pelaksana itu, membacakan makalah penyerahan hadiahnya kepada para peserta dengan 5 kategori lomba yaitu; Baca Alkitab, CCA (Cerdas Cermat Alkitab), Gigit Senduk, Makan Kerupuk dan Pertandingan Futsal.

Koordinator sekertaris di Kapela Tillemans Ema Owaa, bapak. Cino bukega mengatakan, kami pihak pengurus jarang melakukan kontrol selama ini namun, para peserta lomba sudah partisipasinya berjalan dengan aman di lingkungan Kapela Tillemans ini maka banyak terimakasih

Lanjut Bukega,  Terima kasih juga kepada para panitia, baik Dewan Juri maupun yang masuk kepengurusan serta kepada pihak-pihak yang telah membantu terselenggaranya seluruh rangkaian lomba hingga puncak acara hari Minggu, 03 Oktober.

Penyerahan hadiahnya memanggil nama sesuai ketetapan panitia , demikian para peserta yang menerima hadiah juga mengucapkan kesan positif kepada pemberi hadiah untuk kompetisi tersebut.

Dalam Penyerahan hadiah yang menjadi pengarah pada acara pembicaraan tersebut ibu Salomina You selaku Koordinator umum Liturgi pada Kapela Tillemans Ema-Owaa.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Anak anak berusia 7-10 tahun Lomba menggigit senduk dan Makan

Anak-anak sekami kapela Tillemans (Ema-Owaa) Timika berlomba Menggigit sendok dan makan kerupuk

Kagetpapua TIMIKA | Anak-anak SD berusia 7-10 tahun lomba menggigit sendok dan makan kerupuk dalam rangka memeriahkan Bulan Kitab Cuci Nasional 2021, di halaman Gereja Katolik Kapela Ema Owaa, Timika, Papua Tengah.  Sabtu, 25/09/2021.

Pembina anak-anak sekolah Minggu (SEKAMI) Ibu. Marice Dogopia, yang menjadi pengarah dalam kedua perlombaan gigit senduk dan makan kerupuk ini mengatakan bahwa, penilaian-penilaian tertentu saat  makan kerupuk dan menggigit senduk untuk anak usia 7-10 tahun yakni.

1. CONTES MENGGIGIT SENDUK.

Lomba menggigit senduk, yang juga dikenal dengan balap kelereng, adalah permainan yang paling sulit tetapi menyenangkan.  Setiap peserta yang bermain akan membawa lari kelereng ke garis finish.  Namun yang unik dari lomba ini adalah peserta harus membawa kelereng menggunakan sendok yang digigit di bagian mulut.  Terkadang pada saat berusaha mencapai garis finish kelereng yang dibawa terjatuh dan diharuskan untuk mengembalikan kelereng dari garis start.  Selain membutuhkan konsentrasi tinggi, keseimbangan dan kehati-hatian juga dibutuhkan di sini.

Hal ini akan memacu semangat dan semangat dalam mengelola para peserta Sekolah Minggu yang berada di bawah asuhannya. Ujar Ibu. marice Dogopia.

2. CONTES MAKAN KERUPUK.

Mengikuti lomba makan kerupuk juga bisa melatih kesabaran dan kemampuan konsentrasi mereka.  Bersabarlah jika kerupuk sulit dijangkau, konsentrasikan agar kerupuk ‘tidak lari’ dari jangkauan mulutnya. Jelas Ibu. Macice

Lomba makan kerupuk ini, meski terlihat sederhana, ternyata memiliki banyak manfaat bagi anak-anak.  Hal utama adalah melatih keterampilan dan koordinasi antara gerakan tubuh, leher, mata dan mulut. Tutup ibu. Marice Dogopia.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Omk hadirkan berbagai lomba dalam rangka memeriahkan Bulan Kitab Suci Nasional 2021

Gelar Pendaftaran lomba di depan halaman Kapela Tillemans (Ema-Owaa) Timika, Papua Tengah

KagetpapuaTIMIKA | Usai ibadah Mingguan di Gereja Katholik Kapela Tillemans (Ema-Owaa), Orang Mudah Katolik (OMK) menyelenggarakan pendaftaran beberapa kegiatan lomba untuk memperingati Bulan Kitab Suci Nasional 2021.

Ketua Panitia bapak. Deserius Pigai menyampaikan, Kegiatan ini terbuka untuk semua jenjang pendidikan PAUD/TK, SD, SMP, SMA/SMK/sederajat Usia Dewasa.) Di Jalan Perintis Timika indah, Papua Tengah.  Minggu, 5 September 2021.

* Setiap poin Kontes dan Pendaftaran yang akan diadakan yaitu;
I. Membaca Alkitab; Ber Usia Dewasa, OMK, SMA, dan Perguruan Tinggi.  Rp.  30.000,00 per orang.
II.  CCA (Cerdas Cermat Alkitab);
SLTP/SMP dan SLTA/SMU.  Rp 20.000,00 per orang

* Pendaftaran Lomba Anak Anak dini usia 7-10 tahun adalah;
I.   Bola futsal .  Rp.  30.00 Pertim/ Kru
II.  Lomba Makan Kerupuk.  Rp.  15.000.00 per orang
III. Menggigit Senduk Rp.  15.000.00 per orang

Bapak Deserius Pigai juga menyampaikan, selain beberapa lomba diatas.  Pertandingan bola voli dan Kasti juga akan diadakan sesuai permintaan atau keinginan para wanita di Kapela Tillemans ( Ema-Owaa).

Awal minggu ini kami menyelenggarakan pendaftaran dan pertanyaan teknis seputar CCA dan lomba membaca kitab suci bahkan lomba-lomba lainnya yang akan mulai memeriahkan peringatan Bulan Kitab Suci Nasional 2021. Ujar Deserius Pigai.

Tambahan Deserius, Juri akan mengambil dari luar Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema Owaa Timika.

Jika anda ingin bermain dalam pertandingan ini, segera daftarkan tim anda di kapela Tillemans (Ema Owaa) di  jln.  Perintis Timika Indah, jam 3:00 hingga 5-30. Sore.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

OMK Aktif Terlibat Dalam Berbagai Kegiatan Gereja di kapel Tillemans Ema-Owaa.

Kagetpapua TIMIKA |Gelar diskusi santai dan bebas mengangkut persiapan ibadah sabda para OMK (Orang Muda Katolik) yang akan hadirkan pada gereja Kapel Tillemans Ema-Owaa, di jalan perintis Timika Indah. Papua Tengah.  Sabtu, 27 Agustus 2021. Pukul 15:00.

Pembahasan ibadah itu, di tetapkan dan diprogramkan oleh Koordinator OMK Sie Liturgi, Ibu. Merpani S Adii yang akan melaksanakan OMK gabungan, misdinar dan sesama anak-anak sekami (Sekolah Minggu) pada Kapela Tillemans Ema-Owaa di timika.

Selain itu, ketua panitia terpilih bapak. Deserius Pigai, melontarkan beberapa poin-poin yang akan mengawali lomba bertanding untuk memperingati Bulan Kitab Suci Nasional 2021 yang telah jatuh pada September 2021 , yaitu;

1.  “GAWAN MINI” untuk anak-anak akan dimulai pada Kamis, 16 September 2021.
2.  Penerjemahan “BACA ALKITAB” dalam bahasa Mee dan bahasa Indonesia akan dimulai, Jumat, 17 September 2021
3.  Cerdas Cermat Alkitab (CCA) akan dimulai Sabtu, 18 September 2021
4.  Lomba MAKAN KERUPUK, MENGGIGIT SENDUT, BOLA VOLI dan BALA KASTI akan menjadwalkan  Minggu depan.

Lomba-lomba yang sudah didaftarkan minggu sebelumnya akan dimainkan mulai besok, Kamis 16 September 2021, Pukul 14:00 wp. Kesiapan dan persiapan akan kami bahas bersama di luar usai ibadah, ujar panitia terpilih.

Lanjutnya, informasi yang kami sampaikan ini, mohon teruskan kepada teman-teman yang belum mengikuti ibadah pada hari ini agar mereka juga mematuhi waktu yang telah ditentukan panitia.

Terlibat dalam berbagai kegiatan gereja sangat penting bagi OMK (Orang Muda Katolik) dalam upaya meningkatkan kegiatan gereja agar lebih memahami misteri ibadah.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Anak Muda Papua Di Timika Menggelar Seminar Santai Dan Bebas

Pemuda dan pemudi Papua Membahas suatu sub pokok pembahasan masingmasing.

Kagetpapua TIMIKA | Puluhan kaum muda papua di Timika menggelar seminar santai dan bebas dengan mengangkat tema: “Mengenal Jati diri dan Budaya Orang Papua”. Yang di programkan dan kordinir oleh Sie Pendidikan dan Penalaran OMK, Edo Beanal Dogopianago. Seminar ini berjalan aman dan lancar di Kapela Tillemans Ema-Owaa, Jln Perintis Timika Indah. Papua Tengah, Timika, 10/08/2021. pukul 2: 30 WP

Pembahasan dalam seminar berpangkal pada makalah atau kertas kerja yang telah disusun sebelumnya oleh Sie Pendidikan dan di bantu perkumpulan Pemuda Papua.

Pokok-pokok pembahasannya yang sudah di susun mengenai situasi perkembangan Budaya dan manusia Papua sejak zaman dahulu tahun 60an hingga kini dan perkiraan dimasa yang akan datang.

Perwakilan pemuda Papua bapak. Freddy Yeimo, mengajak peserta yang hadir membentuk 4 kelompok untuk membahas materi yang sudah di jelaskannya secara teoritis.

Poin – Poin yang dibahas masih-masing kelompok adalah:
1. PERKEMBANGAN SOSIAL, BUDAYA RAKYAT DAN ADAT PAPUA.
2. EKONOMI RAKYAT PAPUA
3. PROSES PENDIDIKAN DI TANAH PAPUA
4. PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP RAKYAT PAPUA.

Membaca makalah yang telah di susun

Tiap kelompok dapat diberikan tugas membahas suatu sub pokok pembahasan untuk dibahas dalam kelompok yang biasanya juga disebut seksi/komisi, di bawah pimpinan seorang ketua komisi (kelompok). Dari hasil-hasil kelompok itu disusun suatu perumusan yaitu kesimpulan yang dirumuskan oleh suatu tim perumus yang ditunjuk.

Melalui seminar ini diharapkan agar dapat menggali terkait kehidupan berbudaya dan beradat layaknya orang papua dari 60 – 70an tahun, perlindungan dan penguatan masyarakat hukum adat, khususnya di teritori Tanah Papua. Dengan demikian, kepastian hak tradisional, akses terhadap tanah dan pengelolaan sumber daya alam akan terwujud untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat hukum adat itu sendiri guna mewujudkan Sanggar yang maju dan terdepan.

Dalam kesempatan terakhir, bapak. Jhon Dimi selaku Sie Sekretaris OMK mengucapkan, berterima kasih atas kegiatan yang berbasiskan digitalisasi pemuda lebih terdepan dari para generasi diatas mereka.

Pemuda harus memulai dari diri sendiri dan memulai dari apa yang ada disekitar yang bisa kita manfaatkan. Ujar Jhon Dimi.

Diskusi santai dan bebas ini perlu jadi guna untuk pertukaran fikiran dan buka wawasan agar tidak ada perbedaan antara satu sama lain. Tandasnya.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Pelantikan Pengurus OMK Tillemans Hati Kudus Yesus Ema-Owa di Timika

Upacara pelantikan pengurus OMK di Gereja Katholik Kapela Tillemans (Ema-Owaa) Timika, Papua Tengah.

Kagetpapua TIMIKA | Pendamping Pastor Paroki Katedral Tiga Raja Timika, Pastor Oktovianus Taena.Pr. Melantik Badan Pengurus OMK (Orang Muda Katholik) periode 2021-2023, pada Kapela Tillemans Ema Owaa.

Misa dimulai pada pukul 08.00 Wp, dan disiarkan juga secara Live Streaming Multimedia Tiga Raja Timika. Acara misa pelantikan dapat berlangsung dengan baik di Kapela Tillemans Ema-Owaa, Timika, Papua Tengah. Minggu, 4 Juli 2021.

Setelah misa pelantikan, dilangsungkan seremonial pelantikan yang diselenggarakan di Kapela Tillemans Ema-Owa.

Ketua OMK terpilih 2021-2023, Petrus Ukago maju ke depan altar membacakan Visi dan Misi, kemudian semua mengucapkan janji pelayanan di depan seluruh umat yang hadir, siap melayani dengan segenap hati.

Harapannya janji ini menjadi komitmen yang benar- benar dihayati oleh semua pengurus OMK 2021-2023 yang akan menjadi penentu wajah Gereja di masa depan.

Dalam memeriahkan acara pelantikan OMK Kapela Tillemans Ema-Owaa mengadakan acara makan bersama.

Sumber Doc. OMK Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema Owaa.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog