Tema : Peluang dan tantangan generasi muda di era digital.

KagetpapuaTimika | Penjelasan di era digital saat ini, generasi muda memiliki peluang dan tantangan yang unik.   Berikut beberapa peluang dan tantangan yang dihadapi generasi muda di era digital:

Peluang:

1. Akses Informasi yang Luas: Generasi muda memiliki akses luas terhadap informasi melalui internet.   Mereka dapat mempelajari hal-hal baru, mengembangkan keterampilan, dan mengeksplorasi berbagai topik dengan mudah.

2. Koneksi Global: Era digital memungkinkan generasi muda terhubung dengan orang-orang dari berbagai belahan dunia.   Hal ini memungkinkan kolaborasi lintas budaya, pertukaran ide, dan perluasan jaringan sosial.

3. Kewirausahaan: Internet memberikan peluang bagi generasi muda untuk menjadi wirausaha.   Mereka dapat memulai bisnis online, memasarkan produk atau jasa, dan menciptakan peluang ekonomi baru.

4. Pendidikan Online: Keberadaan platform pembelajaran online memungkinkan generasi muda mengakses pendidikan tanpa batasan geografis.   Mereka dapat mengambil kursus dari universitas ternama di seluruh dunia.

Tantangan:

1. Informasi Palsu: Fluktuasi informasi di internet dapat menyebabkan penyebaran berita palsu.   Generasi muda harus mampu memilah informasi yang benar dan akurat dari informasi yang tidak benar.

2. Ketergantungan pada Teknologi: Generasi muda rentan menjadi terlalu bergantung pada teknologi digital, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan mental dan fisik mereka.

3. Privasi dan Keamanan: Penggunaan media sosial dan platform online meningkatkan risiko privasi dan keamanan.   Kaum muda perlu waspada terhadap ancaman seperti pencurian identitas dan penipuan online.

4. Kesenjangan Digital: Tidak semua generasi muda mempunyai akses yang sama terhadap teknologi digital.   Kesenjangan digital dapat membatasi peluang bagi mereka yang tidak memiliki akses yang memadai.

Dengan kesadaran akan peluang dan tantangan tersebut, generasi muda dapat memanfaatkan era digital untuk mengembangkan diri, berkontribusi kepada masyarakat, dan mencapai potensi maksimalnya.

Acara Syukuran Atas Pemberkatan Ketiga Asisten Imam Kapela Tillemans Ema-Owaa.

Administrator diosesan: R.D. Marthen Kuayo. Berkat para asisten imam.

KagetpapuaTIMIKA | Dalam perayaan misa di laksanakan resepsi pelantikan dewan paroki, pemberkatan Asisten Imam dan WKRI oleh, Administrator diosesan: R.D. Marthen Kuayo. Bertepatan dengan hari raya penampakan Tuhan (Pesta Tiga Raja). Perayaan misa itu sudah di siarkan juga melalui live treaming (Multi Media Tiga Raja) di Paroki Katedral Tiga Raja, Timika. Minggu (08 Januari 2023.)

3 pewarta asisten imam memimpin perayaan misa ucapan syukuran di gereja Kapela Tillemans (Ema-Owaa)

Sehari setelah pemberkatan sebagai Asisten Imam baru itu, memimpin misa perdana dalam rangka ucapan syukuran terbatas, yakni; bapak. Yoseph yikim, Yanuarius Degei, dan Petrus Gobai. Dalam Ibadah Syukuran itu, dihadiri oleh jajaran  pengurus dan Umat Kapel Tillemans (Ema-Owaa). Di jalan, Perintis Timika Indah, Papua Tengah. Selasa, (10 Januari 2023.)

Dalam sambutan koordinator liturgi Ibu. Salomina You, yang menjadi mewakili seluruh umat Kapela Tillemans Ema-Owaa mengucapkan terima kasih kepada 3 pewarta yang telah menjadi Asisten Imam.

Sejak Tuhan menciptakan Manusia, Tubuh Rohani dan Jasmani telah terbentuk. Ketika kita dicobai oleh iblis atau setan, kita pasti akan bingung meskipun kita sudah tahu. Dalam bacaan Injil, Yesus bertemu dengan seseorang yang kerasukan setan, termasuk Legiun: Yesus berkata, “Hai roh jahat! Dapatkan  keluar dari orang ini!”  Jadi, kita juga harus menjadi akrab dengan Yesus.  Ujar ibu. salo.

Lanjutan Ibu. Salomina You. Setiap orang memiliki bakat yang Tuhan berikan kepada kita masing-masing, maka harus mengembangkannya.  3 pewarta  yang menjadi asisten imam, mereka juga orang biasa yang berkeluarga, namun mereka ugal-ugalan dan mengembangkan bakatnya sehingga seperti lampu terang di mimbar.  Mereka diberkati sebagai Asisten Imam tubuh dan darah Kristus, tetapi tidak hanya mereka, kita juga!.

Pewarta (Asisten Imam) Bpk. Petrus Gobai menyampaikan bahwa, amanah dari Tuhan kita diberkati untuk menjadi imam pembantu, melalui Administrator Keuskupan : R.D. Marthen Kuayo, maka kami akan ikut dalam pelayanan.

Lanjutan Bapak Petrus Gobai, Awalnya kami tidak tahu, namun karena dukungan dan doa-doa oleh Umat Tillemans Ema-Owaa, kami bisa dan siap melayani dengan setia.

Tidak setiap hari Minggu kami memimpin Ibadah Misa tetapi sesekali akan ada Pastor yang berkunjung untuk memimpin ibadah misa di kapel Tillemans ini. Ujar Gobai

Tambahan Bapak Pewarta Petrus Gobai, Jika ada modal manusia pasti semua kegiatan akan berjalan aman dan lancar, kecuali tidak ada orang.

Ketua Pengurus Kapel Tillemans Ema-Owaa bapak. Manfred Adii menyampaikan, kami dari jajaran direksi mengucapkan terima kasih kepada ketiga pewarta (asisten imam) yang telah diberkati oleh Administrator keuskupan: R.D. Marthen Kuayo.

Perkiraan saya, mungkin kurang ada orang karena sebagian besar orang masih berlibur di kampungnya masing-masing namun ternyata ada yang bergabung dengan kami di acara syukuran ini. Luar biasa. Kata Manfaat Adii.

Tahun baru ini kita mendapat berkah baru seperti sebelumnya apa disampaikan oleh ibu. Salomina you dan pewarna Petrus Gobai. Bukan utusan kita tetapi dari wujut doa oleh umat kapela Tillemans Ema-Owaa, maka Tuhan berikan asisten Imam kami di kapel Tillemans Ema-Owaa. Ujar M Adii.

Tambahan Bapak. Manfred Adii,  Pelindung kami adalah Misionaris Pastor Tillemans yang kemudian bertemu dengan Auki Tekege, setelah itu dia mengutuskan 3 orang di masing-masing daerah di wilayah Meeuwo.  Jika dilambangkan dengan tiga utusan itu,  jalan ceritanya hampir sama dengan kita yaitu; 3 Asisten Imam kita.

Sekretaris Pengurus bapak. Marsel Bukega mengampaikan, hasil panitia Natal 2022 akan kami umumkan pada hari Minggu berikutnya karena hari Minggu kemarin mendapatkan restu asisten imam baru, termasuk 3 pewarta kami.

Kami akan membahas program dari kepengurusan baru Minggu depan setelah ibadah di gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa.  Tandasnya. (*)

Pemberian Bama kepada Anak-anak Sekolah di Asrama St Ignatius Timika

Serahkan Bama secara simbolis kasih sayang kepada anak-anak sekolah di asrama St. Ignatius timika.

KagetpapuaTIMIKA | Rombongan umat katolik pada gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa, memberikan bama (bahan makanan) dan berupa donasi kepada anak-anak sekolah di Asrama St. Ignatius Timika, yayasan pendidikan puncak jaya SMAK, yang diterima oleh Ketua Yayasan,  Kepala Sekolah dan Kepala Asrama di Jalan Yosudarso.  Km 7-Sp.1, Papua Tengah Minggu (10/07/2022).

Kordinator seksi sosial pada Gereja Tillemans Ema-Owaa. Ibu. Bonafasya Tekege mengatakan bahwa, Kami datang kesini untuk membantu bama (bahan makanan) dengan apa yang bisa kami berikan sebagai bentuk kepedulian sesama.

Kami datang pula memberikan berupa donasi secara simbolis, kasih sayang kepada anak-anak sekolah untuk membeli perlengkapan mereka di sekolah. Ujar ibu. Tekege,

Kepala Yayasan SMAK Bapak. Ignatius Adii Mengatakan, bangunan yang ada ini dibangun oleh Departemen Pemerintah Kementerian Agama, sekaligus dengan lokasi yang luasnya sudah mencapai satu hektar memanjang.

yang belum timbun pasir ini akan di timbun karena rencana kedepan akan membangun sekolah 12 kelas. Ujar Bapak Adii

Ada tiga perempuan dari suku Mee yang baru bertugas dan mengajar di SMAK (sekolah menengah agama katolik). Jelas Adii

Kata bapak. Ignatius Adii, Tahun ini hanya ada 4 laki-laki dan 4 perempuan yang telah membawa oleh kedua pastor antara pr. Yogi dan pr. Bunai, jadi ada 8 orang.

Selain itu Pak. Adii mengatakan bahwa, setelah selesai timbunan di belakang Kapela Tillemans Ema-Owaa di timika indah, kita akan membahas TK, jika memang benar-benar di bawah pengelolaan yayasan di sini.

Kalau itu YPPK, nantikan akan campur tangan dengan orang lain atau yayasan lain akan mengganggu jadi mari kita memilikinya sehingga mereka dapat mengelolanya sendiri dengan caranya sendiri. Tandasnya (*)

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Meriahkan HUT ke-3 Gereja Katholik Kapela Tillemans Ema-Owaa TIMIKA

Pastor Okto taena.Pr bersama Para tokoh-tokoh di Kapela Tillemans Ema-Owaa.

KagetpapuaTIMIKA | Gereja Katholik Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema-Owa merayaan HUT (Hari Ulang Tahun) yang ke-3 di warnai pertunjukan Seni dan Budaya Suku Mee.

Selain itu, dihadiri ratusan umat Katholik dan para tokoh lintas agama yang meriah di Gereja kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema-Owaa, dan disiarkan juga secara Live Streaming Multimedia Tiga Raja Timika. Pada 08 Desember 2021 pukul 10.00 Wp. Di Kapela Tillemans Ema-Owaa Timika, Papua Tengah.

Dalam perayaan HUT ini pula, berlangsung semarak dengan adanya penampilan seniman, budayawan serta vokal grup musik umat gereja katolik Kapela Tillemans “Ema-Owaa di Timika.

Ibadah Syukur HUT ke-3 dilayani oleh Pastor. Oktovianus Taena Pr. Dalam khotbahnya diambil dari bacaan Injil Lukas 1:26-38.

Sebagai umat Katolik tentunya Bunda Maria sudah tidak asing lagi bagi kita, Bunda Maria adalah seorang wanita pilihan Tuhan dari antara semua wanita yang ada di muka bumi ini.

Bagi umat Katolik, Bunda Maria adalah wanita istimewa, jika bagi saudara-saudara kita yang beragama lain mungkin tidak percaya tetapi kita umat Katolik sungguh percaya bahwa Maria adalah Bunda ibu Yesus dan segala bangsa.

Motivasi dan metode yang tepat dalam Tuhan dapat menjadikan kualitas pelayanan yang tepat untuk tetap setia kepada Tuhan.

Selain itu, Ketua Panitia HUT dan Natal Gereja Katolik Kapela Tillemans Ema-Owaa, Bapak Lukas Magai dalam sambutannya mengatakan bahwa atas nama Pastor Herman tillemans, beliau memimpin rumah doa dan berbagai lagu sambil mengajak masyarakat Suku Mee untuk tepuk tangan dengan keras. Kami telah memuji leluhur kami, nenek moyang kami, dan mantan perintis kami.

Magai melanjutkan, Pastor Okto Taena dan Tim Pastoral sedang mempersiapkan hal-hal yang luar biasa. Kami masyarakat menyambut baik Pater Okto Taena sebagai pengganti pater Tillemans. Demikian juga, para malaikat Tuhan bersorak di kiri dan kanan kami dan Tim Media Tiga Raja juga bersama kami.

Berbahagialah mereka dan kita semua hari ini merayakan ulang tahun ke-3 Kapela Tillemans Ema-Owaa. Di Jalan Perintis Timika Indah Papua pada 8 Desember 2021. Perlindungan kami adalah tradisi dan ajaran gereja Katolik Roma, kata Magai.

Ketua Kerukunan Suku Mee Katolik di Timika, Bapak Alfons Dogopia mengucapkan terima kasih kepada bapak Pastor. Oktovianus taena dan krunya serta Tim Tiga Raja Multi Media yang tidak pernah lelah melayani kami, sehingga kami bosan melihat mereka di Kapel Tillemans Ema-Owaa.

Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menyampaikan laporan-laporan yang telah melaksanakan kegiatan selama ini, dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Lukas Magay yang tidak pernah bosan untuk hadir walaupun hanya bersama dengan Pemuda Katolik (OMK) di tempat ini. Omk hadir karena ada Pak Lukas, kata Dogopia.

Pak Alfons Dogopia mengapresiasi, dalam 3 tahun Tillemans telah melahirkan 3 orang anak yaitu,

1. Badan Pimpinan Kapel Tillemans Ema-Owaa Timika

2. Pemuda Katolik, OMK

3 Lokasi Gereja Katolik Kapel Tillemans Ema-Owaa timika

Perayaan HUT ke-3 ini diakhiri dengan pemotongan kue ulang tahun yang dibagikan kepada warga toko gereja yang hadir di kapel tillemans Ema Owaa.

Pada kesempatan terpisah. Ibu Ida dawapa menyerahkan hadiah untuk pertandingan Bola Voli dan bola futsal yang telah dipertandingkan sebelum ulang tahunnya (HUT).

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Terlihat Unik Dan Terinspirasi Untuk Umat Kapela Tillemans (Ema Owaa) Timika

Kandang natal yang unik versi rumah adat suku (mee)

KagetpapuaTIMIKA | Suasana halaman Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa Timika sudah tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kini sudah terlihat unik dan terinspirasi untuk umat katolik Suku Mee yang berasal dari tiga daerah yakni, kab. Deiyai, Dogiya dan Paniyai. Pada umumnya kegataka hingga makataka yang berdomisili di Timika, Papua Tengah.

Kandang dan pohon natal ini didirikan di atas tumpukan batu campur pasir yang telah umat katolik menjadikan rupa bukit dan dikelilingi pagarnya yang mengkreasikan versi Rumah adat Mee yang biasanya disebut Ema-Owaa. Proses pembuatan selama 2 hari 1 malam pada tanggal 4 hingga 6 Desember 2021.

Didalam lingkungan pagar ini juga ada tanaman Pisang, keladi, tebu dan tanaman lokal lainnya. dengan menggunakan rangkaian lampu warna-warni di jalan perintis Timika  indah

Pada saat itu ada kabar baik bahwa, Pemda Mimika telah mengadakan lomba hias Kandang dan Pohon natal dalam rangka menyambut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022.  Dalam lomba tersebut ada nama Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa pula terdaftar dalam lomba dengan no pendaftaran urutan 049. 

Adoooh, ternyata informasi yang didapat masyarakat tinggal dua hari lagi untuk datang dan melihat serta menilai kreativitasNya.

Ah Sayang! Waktu dan hari sudah mepet, namun OMK dan Umat kapela Tillemans Ema-Owaa tetap semangat dan menyepakati bahwa “Mulai Bekerja Sesuai Pendapat Masing-masing Orang”. Semua beralih kerjasama secara bergotong-royong selama dua hari satu malam berturut-turut hingga selesai.

Kami membuat gubuk ini bukan karena kompetisi dari pemerintah setempat, tetapi ini adalah sesuatu yang kami terbiasa disetiap natal namun ada sedikit perbedaan dengan sekarang hanya dengan pagar yang dikelilingi lokasi gubuk dan pohon Natal Serta tanaman lokal lainnya.

Anehnya disini ! Saat itu ada beberapa pemuda yang pulang dan pergi dengan motor mencari rotang, lumutan alam dan kayu buah pada petang hari di hutan.

Ya, tentu Anda juga ingin tahu bahan-bahan yang sudah dibuat oleh OMK dan Para Umat Kapela Tillemans Ema-Owaa!

1. Sebanyak Kayu Buah Berpotongan 1 Cm.

2. Rumput Alang-alang.

3. Lumut hutan alam.

4. Rotan berukuran panjang.

5. Lebih unik lagi, Botol Aqua yang kosong merupakan variasi pada bagian luar pohon Natal.

Di depan Kandang Natal/Betlehem dipasang papan bertuliskan tema Natal 2021, “Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan 1 Petrus 1:22.

Kreativitas OMK dan Umat Kapela Tillemans Ema-Owaa Timika membuat rasa memiliki dan manfaat yang beragam.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Kunjungan Umat Katolik Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa di Panti asuhan Timika.

Usai berbagi aksi natal, foto bersama anak-anak yatim-piatu, para pengasuh, dan umat katolik Kapela Tillemans Ema-Owaa

KagetpapuaTIMIKA | Kunjungan Tim panitia Natal 2021 bersama para Pengurus Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa yang berada di jalan perintis timika indah, Papua. Berkesempatan untuk membagikan kasih sayang aksi natal kepada anak-anak yatim-piatu Panti Asuhan Santa Susana Yayasan Perawatan diJalan Budi Utomo Ujung, Timika Papua. Minggu (09/01/2022). Pukul, 3:30 Wp.

Saat itu puluhan anak yatim piatu disambut dengan hangat, kepala panti asuhan Magdalena Emanunang, dan Suster Maria Yulita, Prr yang merupakan pembina iman anak, serta para pengasuhnya.

Ketua panitia natal bapak Lukas Magai, menyampaikan kepada kepala panti asuhan, para suster dan para pengasuh di yayasan yang merawat anak yatim-piatu. Kami yang datang ini dari umat Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa dibawah Paroki Katedral Tiga Raja Timika.

Mendidik adalah pekerjaan yang sangat berat, semoga Tuhan memberikan kekuatan kepada seluruh elemen binaan anak yatim-piatu di yayasan ini. Ujar Magai

Panti Asuhan Magdalena Emanunang, mengatakan kami disini menerima anak 5 tahun kebawah karena kami ingin membentuk karakter anak yang lebih baik.

Lanjutnya, anak anak yang ada sementara ini berada dari lima suku yakni, suku Moni, Kamoro, kei, biak, Merauke. Mereka ini yang bina di Panti Asuhan Santa Susana adalah anak yatim piatu, piatu, yatim, keluarga tak utuh, dan anak yang ditolak oleh keluarga.

Kami sempat mau antar mereka pulang ke keluarga, namun mereka malah memilih untuk kembali kesini agar di bina, kata kepala panti asuhan, Magdalena Emanunang.

Aktivitas anak-anak Panti Asuhan Santa Susana semuanya di atur, dan dibina sesuai dengan kedisiplinan.

Dari pagi berdoa di Kapela, kemudian mereka juga aktivitas membersihkan lingkungan, makan, belajar, dan kami berusaha untuk mengatur waktu tidur mereka, kata Magdalena.

Kami hanya ingin mereka bisa tersenyum disini, kami ajarkan mereka memperkenalkan dunia peternakan dan perkebunan, mereka juga rajin berdoa dan semua sudah pintar berdoa,” tambah Magdalen.

Batas usia yang dibina di panti asuhan ini adalah lima tahun kebawah. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan pembinaan sejak dini.

Kami berharap mereka bisa menjadi orang (berhasil-red) dari tempat ini, tanpa proposal tapi kami jalan. Kami punya keyakinan kalau Tuhan sudah titip satu anak disini pasti Tuhan akan siapkan berkat, ujar Magdalena.

Panti asuhan ini juga tidak hanya membina anak-anak beragama Katolik, namun dari semua denominasi agama.

Ia bersyukur karena selama ini selalu mendapatkan perhatian dari sejumlah masyarakat, keluarga, organisasi dan lainnya.

Selama keberadaan kami dalam kesulitan tetap memberikan orang-orang pilihan untuk memberikan perhatian. Terimakasih untuk umat Kapela Tillemans Ema-Owaa  yang sudah membuka hati, kami mohon dukungan dan doa, pungkas Magdalena.

Harapannya bisa bahagia dan sukacita. Kami berharap apa yang kami berikan bisa bermanfaat bagi anak-anak.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Panitia HUT dan Natal Kapel Tillemans Ema-Owaa, gelar turnamen bola voli.

Panitia natal dan HUT serahkan bola volley kepada panitia pertandingan bola voli

KagetpapuaTIMIKA | Dalam rangka meriahkan Natal dan HUT yang ke-3 Gereja Katolik Kapel Tillemans Hati Kudus Yesus “Ema Owaa” Bapak. Lukas Magai, resmi membuka kegiatan Lomba Bola Voli antar umat beragama di jl. Perintis Timika Indah, Papua Tengah. Selasa, 19 Oktober 2021.

Sambutan panitia natal dan HUT ke-3 Kapela Tillemans Ema-Owaa bapak. Lukas Magai, berterimakasih kepada seluruh elemen umat yang hadir dan turut mengambil bagian dalam pertandingan bola volley itu.

Dalam arahannya, kami atas nama panitia orang tua yang berjiwa mudah meminta agar seluruh pemain serta wasit dan panitia bola voli untuk segera bersiap diri dalam pertandingan.

Gereja mengharapkan untuk semua umat, muda-mudi dan pengurus gereja Kapel Tillemans (Ema-Owaa), tolong perhatian terhadap mereka yang datang main bola volley dari luar dan atasi waktu yang tepat sebab kini masa pandemi Covid-19. Ujar Panitia, Bapak. Lukas Magai

Pada kesempatan yang sama, bapak Jhon Dogopia yang di tunjuk sebagai panitia pertandingan menyampaikan, kami sebagai panitia pertandingan bola voli putuskan bahwa tidak dimainkan langsung karena ini hanya doa pembukaan pertandingan dalam rangka pencarian dana untuk Natal dan Hut ke3 gereja kapela Tillemans Ema-Owaa.

Selain itu, Jhon Dogopia juga menetapkan 2 poin yang harus dilakukan selama pertandingan yaitu,

  1. Kostum milik kapela Tillemans harus dilakukan sewa.
  2. Selama pertandingan mulai main bola voli jam 3:00 maka Tim Tim yang telah terdaftar tepati waktu.

Tim yang terdaftar dan yang telah hadir pada sore ini kami mainkan jam 4:00. Sore.

Wasit pertandingan arahkan pemain di lapangan bola volley

Acara pertama pertandingan bola volley dibuka dengan doa oleh bapak. Yosep Yikim selaku pewarta Gereja Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus (Ema Owaa) di timika, pada Selasa 19 Oktober 2021, pukul 08.30 Wp.

Dalam kempatan terakhir, Bapak. Aluwisius Pekei juga berharap agar sebelum berangkat dari rumah masing-masing tolong di beritahukan kepada keluarga atau tempat tinggal kemudian datang main bola volley di lingkungan Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema Owaa. Hal itu disampaika Karena banyak Anak-anak muda yang datang numpang kepada keluarga mereka.

Dalam lingkungan Ini kami dari pihak gereja dilarang, dan tidak di ijinkan untuk makan pinang dan datang dengan keadaan mabuk, hal itu kita harus memahami dan sadari masing-masing. Ujar bapak. Aluisius pekei

Kegiatan ini semoga kita semua diharapkan untuk mengikuti aturan-aturan pertandingan bola voly yang di tetapkan panitia pertandingan dan wasit yang kita percayai agar kegiatan ini dapat berjalan baik hingga selesai. Ujar bapak pewarta Yosep Yikim.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Penyerahan hadiah Lomba, Usai Rangkaian Kegiatan Bulan Kitab Cuti Nasional 2021.

Ibu Salomina You, membaca sepangkal kertas makalah pengarahan hadiah yang telah disusun oleh panitia penyelenggara lomba

Kagetpapua TIMIKA | Usai ibadah mingguan di Gereja Katholik Kapela Tillemans (Ema-Owaa), menggelarkan penyerahan hadiah yang telah di adakan dalam rangka memperingati bulan kitab suci nasional 2021 dengan menyusun tema, “Yesus Sahabat Perjalanan Kita”.

Kegiatan pengerahan hadia itu, diramaikan oleh seluruh umat katolik Gereja Kapela Tillemans (Ema Owaa) yang telah hadir di jalan perintis, Timika indah, Papua Tengah, Minggu, 03/10/2021.

Ibu. Salomina You yang telah di percayai panitia pelaksana itu, membacakan makalah penyerahan hadiahnya kepada para peserta dengan 5 kategori lomba yaitu; Baca Alkitab, CCA (Cerdas Cermat Alkitab), Gigit Senduk, Makan Kerupuk dan Pertandingan Futsal.

Koordinator sekertaris di Kapela Tillemans Ema Owaa, bapak. Cino bukega mengatakan, kami pihak pengurus jarang melakukan kontrol selama ini namun, para peserta lomba sudah partisipasinya berjalan dengan aman di lingkungan Kapela Tillemans ini maka banyak terimakasih

Lanjut Bukega,  Terima kasih juga kepada para panitia, baik Dewan Juri maupun yang masuk kepengurusan serta kepada pihak-pihak yang telah membantu terselenggaranya seluruh rangkaian lomba hingga puncak acara hari Minggu, 03 Oktober.

Penyerahan hadiahnya memanggil nama sesuai ketetapan panitia , demikian para peserta yang menerima hadiah juga mengucapkan kesan positif kepada pemberi hadiah untuk kompetisi tersebut.

Dalam Penyerahan hadiah yang menjadi pengarah pada acara pembicaraan tersebut ibu Salomina You selaku Koordinator umum Liturgi pada Kapela Tillemans Ema-Owaa.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Omk hadirkan berbagai lomba dalam rangka memeriahkan Bulan Kitab Suci Nasional 2021

Gelar Pendaftaran lomba di depan halaman Kapela Tillemans (Ema-Owaa) Timika, Papua Tengah

KagetpapuaTIMIKA | Usai ibadah Mingguan di Gereja Katholik Kapela Tillemans (Ema-Owaa), Orang Mudah Katolik (OMK) menyelenggarakan pendaftaran beberapa kegiatan lomba untuk memperingati Bulan Kitab Suci Nasional 2021.

Ketua Panitia bapak. Deserius Pigai menyampaikan, Kegiatan ini terbuka untuk semua jenjang pendidikan PAUD/TK, SD, SMP, SMA/SMK/sederajat Usia Dewasa.) Di Jalan Perintis Timika indah, Papua Tengah.  Minggu, 5 September 2021.

* Setiap poin Kontes dan Pendaftaran yang akan diadakan yaitu;
I. Membaca Alkitab; Ber Usia Dewasa, OMK, SMA, dan Perguruan Tinggi.  Rp.  30.000,00 per orang.
II.  CCA (Cerdas Cermat Alkitab);
SLTP/SMP dan SLTA/SMU.  Rp 20.000,00 per orang

* Pendaftaran Lomba Anak Anak dini usia 7-10 tahun adalah;
I.   Bola futsal .  Rp.  30.00 Pertim/ Kru
II.  Lomba Makan Kerupuk.  Rp.  15.000.00 per orang
III. Menggigit Senduk Rp.  15.000.00 per orang

Bapak Deserius Pigai juga menyampaikan, selain beberapa lomba diatas.  Pertandingan bola voli dan Kasti juga akan diadakan sesuai permintaan atau keinginan para wanita di Kapela Tillemans ( Ema-Owaa).

Awal minggu ini kami menyelenggarakan pendaftaran dan pertanyaan teknis seputar CCA dan lomba membaca kitab suci bahkan lomba-lomba lainnya yang akan mulai memeriahkan peringatan Bulan Kitab Suci Nasional 2021. Ujar Deserius Pigai.

Tambahan Deserius, Juri akan mengambil dari luar Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema Owaa Timika.

Jika anda ingin bermain dalam pertandingan ini, segera daftarkan tim anda di kapela Tillemans (Ema Owaa) di  jln.  Perintis Timika Indah, jam 3:00 hingga 5-30. Sore.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

OMK Aktif Terlibat Dalam Berbagai Kegiatan Gereja di kapel Tillemans Ema-Owaa.

Kagetpapua TIMIKA |Gelar diskusi santai dan bebas mengangkut persiapan ibadah sabda para OMK (Orang Muda Katolik) yang akan hadirkan pada gereja Kapel Tillemans Ema-Owaa, di jalan perintis Timika Indah. Papua Tengah.  Sabtu, 27 Agustus 2021. Pukul 15:00.

Pembahasan ibadah itu, di tetapkan dan diprogramkan oleh Koordinator OMK Sie Liturgi, Ibu. Merpani S Adii yang akan melaksanakan OMK gabungan, misdinar dan sesama anak-anak sekami (Sekolah Minggu) pada Kapela Tillemans Ema-Owaa di timika.

Selain itu, ketua panitia terpilih bapak. Deserius Pigai, melontarkan beberapa poin-poin yang akan mengawali lomba bertanding untuk memperingati Bulan Kitab Suci Nasional 2021 yang telah jatuh pada September 2021 , yaitu;

1.  “GAWAN MINI” untuk anak-anak akan dimulai pada Kamis, 16 September 2021.
2.  Penerjemahan “BACA ALKITAB” dalam bahasa Mee dan bahasa Indonesia akan dimulai, Jumat, 17 September 2021
3.  Cerdas Cermat Alkitab (CCA) akan dimulai Sabtu, 18 September 2021
4.  Lomba MAKAN KERUPUK, MENGGIGIT SENDUT, BOLA VOLI dan BALA KASTI akan menjadwalkan  Minggu depan.

Lomba-lomba yang sudah didaftarkan minggu sebelumnya akan dimainkan mulai besok, Kamis 16 September 2021, Pukul 14:00 wp. Kesiapan dan persiapan akan kami bahas bersama di luar usai ibadah, ujar panitia terpilih.

Lanjutnya, informasi yang kami sampaikan ini, mohon teruskan kepada teman-teman yang belum mengikuti ibadah pada hari ini agar mereka juga mematuhi waktu yang telah ditentukan panitia.

Terlibat dalam berbagai kegiatan gereja sangat penting bagi OMK (Orang Muda Katolik) dalam upaya meningkatkan kegiatan gereja agar lebih memahami misteri ibadah.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Gelar Seminar Pengenalan Dunia Kampus dan Dasar-Dasar Organisasi

Usai seminar santai dan bebas, Foto bersama di samping kapele Tillemans (Ema-Owaa) Timika Papua.

Kagetpapua TIMIKA | Gabungan pemuda/pemudi papua menggelar seminar sehari untuk memperkenalkan Dunia Kampus dan pengenalan Dasar-Dasar Organisasi yang dibawakan oleh bapak Dr.Leonardus Tumuka. di Gereja Kapela Tillemans Ema Owaa, Jl. Perintis Timika Indah. Papua Tengah. Rabu, 12/05/2021.

Seminar ini diikuti oleh puluhan orang peserta dengan sasaran utama para pelajar SD, SMP dan SMA/SMK yang ada di Timika. Pandangan pemahaman ini lebih khususkan kepada siswa- siswi yang akan ingin menempuh perkuliahan.

Dr. Leonardus Tumuka mengatakan, melalui seminar ini dapat memberikan pencerahan lebih berpikir terbuka, terkait keilmuan dunia kampus dan dasar-dasar organisasi agar menjadi lebih terbuka untuk menjawab semua tantangan diera diglobal.

Menurut koordinator sekertaris OMK bapak. John dimi, kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan di tempat ini sehingga selanjutnya kita bisa berkumpul kembali di sesi sesi selanjutnya.

Pentingnya seminar pendidilan agar dapat melatih diri untuk menjadi seorang pemimpin, menambah wawasan, belajar mengatur waktu, mengasah kemampuan sosial, problem solving dan manajemen konflik, memperluas jaringan atau networking, serta membentuk pola pikir yang baik. Sumber dokumemtasi OMK kapela tillemans (Ema-Owaa) Timika Papua.

Sumber Doc, Kapela Tillemans (Ema-Owaa) Timika

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog