Kagetpapua – Timika | “Berusaha bukan menjadi manusia sukses, tapi berusahalah menjadi manusia yang berguna” adalah menggambarkan pentingnya memiliki tujuan hidup yang lebih besar dari sekedar mencapai kesuksesan pribadi. Kesuksesan sejatinya bukan hanya sekedar mencapai tujuan dan keinginan pribadi, namun juga bagaimana kita bisa memberikan manfaat dan kontribusi positif kepada orang lain dan masyarakat sekitar kita.
Dalam dunia yang kompetitif dan individualistis saat ini, kita sering terjebak dalam upaya mencapai kesuksesan pribadi tanpa memperhatikan dampaknya terhadap orang lain. Namun kutipan ini mengingatkan kita bahwa kebahagiaan sejati dan makna hidup yang sebenarnya bisa kita temukan ketika kita bisa berguna bagi orang lain.
Menjadi manusia yang berguna berarti memiliki empati, kepedulian, dan kemauan membantu orang lain. Hal ini mendatangkan kepuasan batin yang jauh lebih dalam daripada sekedar mencapai pencapaian materi atau popularitas. Dengan menjadi manusia yang bermanfaat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik, mempererat hubungan sosial, dan memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Oleh karena itu, saya yakin pesan dalam kutipan ini sangat relevan dan penting untuk dijadikan pedoman dalam menjalani hidup. Kita semua bisa berupaya untuk tidak hanya menjadi manusia sukses saja, namun lebih dari itu, menjadi manusia yang berguna dan memberikan nilai tambah bagi dunia di sekitar kita.
Administrator diosesan: R.D. Marthen Kuayo. Berkat para asisten imam.
Kagetpapua – TIMIKA | Dalam perayaan misa di laksanakan resepsi pelantikan dewan paroki, pemberkatan Asisten Imam dan WKRI oleh, Administrator diosesan: R.D. Marthen Kuayo. Bertepatan dengan hari raya penampakan Tuhan (Pesta Tiga Raja). Perayaan misa itu sudah di siarkan juga melalui live treaming (Multi Media Tiga Raja) di Paroki Katedral Tiga Raja, Timika. Minggu (08 Januari 2023.)
3 pewarta asisten imam memimpin perayaan misa ucapan syukuran di gereja Kapela Tillemans (Ema-Owaa)
Sehari setelah pemberkatan sebagai Asisten Imam baru itu, memimpin misa perdana dalam rangka ucapan syukuran terbatas, yakni; bapak. Yoseph yikim, Yanuarius Degei, dan Petrus Gobai. Dalam Ibadah Syukuran itu, dihadiri oleh jajaran pengurus dan Umat Kapel Tillemans (Ema-Owaa). Di jalan, Perintis Timika Indah, Papua Tengah. Selasa, (10 Januari 2023.)
Dalam sambutan koordinator liturgi Ibu. Salomina You, yang menjadi mewakili seluruh umat Kapela Tillemans Ema-Owaa mengucapkan terima kasih kepada 3 pewarta yang telah menjadi Asisten Imam.
Sejak Tuhan menciptakan Manusia, Tubuh Rohani dan Jasmani telah terbentuk. Ketika kita dicobai oleh iblis atau setan, kita pasti akan bingung meskipun kita sudah tahu. Dalam bacaan Injil, Yesus bertemu dengan seseorang yang kerasukan setan, termasuk Legiun: Yesus berkata, “Hai roh jahat! Dapatkan keluar dari orang ini!” Jadi, kita juga harus menjadi akrab dengan Yesus. Ujar ibu. salo.
Lanjutan Ibu. Salomina You. Setiap orang memiliki bakat yang Tuhan berikan kepada kita masing-masing, maka harus mengembangkannya. 3 pewarta yang menjadi asisten imam, mereka juga orang biasa yang berkeluarga, namun mereka ugal-ugalan dan mengembangkan bakatnya sehingga seperti lampu terang di mimbar. Mereka diberkati sebagai Asisten Imam tubuh dan darah Kristus, tetapi tidak hanya mereka, kita juga!.
Pewarta (Asisten Imam) Bpk. Petrus Gobai menyampaikan bahwa, amanah dari Tuhan kita diberkati untuk menjadi imam pembantu, melalui Administrator Keuskupan : R.D. Marthen Kuayo, maka kami akan ikut dalam pelayanan.
Lanjutan Bapak Petrus Gobai, Awalnya kami tidak tahu, namun karena dukungan dan doa-doa oleh Umat Tillemans Ema-Owaa, kami bisa dan siap melayani dengan setia.
Tidak setiap hari Minggu kami memimpin Ibadah Misa tetapi sesekali akan ada Pastor yang berkunjung untuk memimpin ibadah misa di kapel Tillemans ini. Ujar Gobai
Tambahan Bapak Pewarta Petrus Gobai, Jika ada modal manusia pasti semua kegiatan akan berjalan aman dan lancar, kecuali tidak ada orang.
Ketua Pengurus Kapel Tillemans Ema-Owaa bapak. Manfred Adii menyampaikan, kami dari jajaran direksi mengucapkan terima kasih kepada ketiga pewarta (asisten imam) yang telah diberkati oleh Administrator keuskupan: R.D. Marthen Kuayo.
Perkiraan saya, mungkin kurang ada orang karena sebagian besar orang masih berlibur di kampungnya masing-masing namun ternyata ada yang bergabung dengan kami di acara syukuran ini. Luar biasa. Kata Manfaat Adii.
Tahun baru ini kita mendapat berkah baru seperti sebelumnya apa disampaikan oleh ibu. Salomina you dan pewarna Petrus Gobai. Bukan utusan kita tetapi dari wujut doa oleh umat kapela Tillemans Ema-Owaa, maka Tuhan berikan asisten Imam kami di kapel Tillemans Ema-Owaa. Ujar M Adii.
Tambahan Bapak. Manfred Adii, Pelindung kami adalah Misionaris Pastor Tillemans yang kemudian bertemu dengan Auki Tekege, setelah itu dia mengutuskan 3 orang di masing-masing daerah di wilayah Meeuwo. Jika dilambangkan dengan tiga utusan itu, jalan ceritanya hampir sama dengan kita yaitu; 3 Asisten Imam kita.
Sekretaris Pengurus bapak. Marsel Bukega mengampaikan, hasil panitia Natal 2022 akan kami umumkan pada hari Minggu berikutnya karena hari Minggu kemarin mendapatkan restu asisten imam baru, termasuk 3 pewarta kami.
Kami akan membahas program dari kepengurusan baru Minggu depan setelah ibadah di gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa. Tandasnya. (*)
Budidaya ubi jalar mungkin tidak asing bagi kita orang asli Papua (OAP).
Bukan pelatih berkebun tapi berlatih olah tanah per beden.
Kagetpapua – TIMIKA | Ubi Jalar ditanam dengan cara membenamkan 2/3 stek batang kedalam tanah. Dalam satu bedengan terdapat secukup baris tanaman. Jarak antar tanaman dalam satu beden tidak di tentukan namun, perkiraannya dibutuhkan batang seluas lahan. Di awal pertumbuhan, usahakan jaga kelembaban tanah dan harus bersihkan rumput yang tumbuh pada bedengan itu, kemudian akan panen setelah 3 sampai 5 bulan. Penjelasan secara ringkas oleh, Mama bobii, Senin, Januari 2023. Pukul 9:00.di lokasi lahanya, Timika, Papua Tengah.
Benarkah seperti itu? Budidaya ubi jalar saat ini masih sangat potensial untuk dikembangkan. Hal ini sejalan dengan keuntungan, sebab kebutuhan untuk industri ekspor masih sangat tinggi, terlebih memang kebutuhan untuk orang papua.
Budidaya ubi jalar pada umumnya memang sudah banyak diterapkan dengan teknis yang umum. namun untuk mendapatkan kualitas ubi jalar yang bagus, Anda perlu tau secara lebih mengenai teknis budidaya ubi jalar yang sesuai kriterianya dengan kebutuhan ekspor.
1. Lakukan persiapan lahan untuk budidaya ubi jalar dengan cara berikut:
Lakukan persiapan lahan saat tanah masih lembab (tidak terlalu basah/kering), dengan struktur tanah tidak terlalu keras, lengket atau retak. Cangkuli/balik tanah sedalam sikop hingga tanah terbalik sempurna.
Biarkan selama 1 minggu paling lambat. Ini bertujuan agar tanah terkena matahari, karena sinar matahari bisa membantu menghilangkan bibit-bibit penyakit pada tanah, utamanya penyakit tular tanah. Sehingga ubi jalar yang ditanam bisa lebih mudah tumbuh dan umbi bisa cepat berkembang.
2. Cara Menanam Ubi Jalar
Setelah dibiarkan selama 1 minggu, lanjutkan proses penanaman bibit pada lahan yang sudah diolah.
Penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi/sore hari untuk mengurangi stress pada bibit yang ditanam.
Buat lubang sedalam 5 – 10 cm maka, tancapkan bibit yang sudah disiapkan kedalam lubang tersebut, kemudian tutup dengan tanah hingga pangkal batang terbenam 2/3 bagian kedalam tanam.
Arah bibit ditanam secara mendatar, dengan semua pucuk mengarah pada 1 arah, supaya rapih.
Jarak tanam ubi jalar yang disarankan adalah tidak di tentukan atau bisa menggunakan 30 cm, sehingga bibit yang dbutuhkan secukupnya 1 lahan itu. Setelah proses penanaman tersebut, selanjutnya sirami dengan air untuk mencegah stress pada bibit.
3. Cara Pemupukan Ubi Jalar Pupuk ubi jalar yang terbaik adalah menggunakan pupuk organik. Sebab, pupuk organik ini bisa menunjang pertumbuhan batang dan umbi tanaman, sehingga umbi ubi jalar bisa lebih banyak, lebat dan besar tanpa merusak tanah dan lingkungan.
Meski begitu, pupuk organik yang Anda gunakan juga harus sudah terstandar. Artinya, didalam pupuk sudah terkandung unsur hara makro dan mikro yang bisa memenuhi kebutuhan tanaman.
Salah satu pupuk organik yang sudah terstandar adalah produk GDM Organik.
Didalam produk ini, tidak hanya mengandung unsur hara makro-mikro lengkap, namun juga bakteri baik yang bisa mengikat unsur mineral dan hara alami dalam tanah.
Dengan begitu, tanaman bisa mendapatkan nutrisi lengkap sekaligus terbantu dengan adanya mikroorganisme dalam tanah.
Selain produknya lengkap dengan nutrisi dan bakteri sebagai mikroorganisme baik, pengaplikasiannya juga sangat mudah. . Bagaimana? Mudah bukan? Setelah dipupuk, maka saat yang ditunggu-tunggu sudah tiba, yaitu masa panen ubi jalar.
4. Masa Panen Ubi Jalar Usia panen ubi jalar berbeda-beda, tergantung dengan varietas yang Anda budidayakan. Pada ubi jalar varietas genjah, umur panen ubi jalar hanyalah 3-3,5 bulan. Namun, pada ubi jalar lokal yang umumnya berusia panjang, umur ubi jalar siap panen baru bisa dimulai saat 4,5 – 5 bulan. Tentu saja, semua itu sesuai pilihan Anda dan permintaan pasar yang ada.
Untuk menghasilkan ubi jalar dengan kualitas yang bagus sangat diperlukan perlakuan dan teknis yang tepat dalam menentukkannya. Maka tidak boleh sembarangan dalam melakukan teknis untuk mendapatkan hasil panen dengan grade yang sesuai dengan kebutuhan ekspor.
Bagaimana? Ingin memulai agribisnis ubi jalar kualitas ekspor? Jadi tunggu apa lagi? Ayo budidaya ubi jalar sekarang juga.
Gereja tersebut menjalankan ritus Romawi atau Latin dan berfungsi sebagai gereja induk bagi Keuskupan Timika (Dioecesis Timikaënsis), yang didirikan pada tahun 2003 melalui bula “Supernum evangelizationis” yang dikeluarkan oleh Paus Yohanes Paulus II.
Gedung gereja tersebut dibangun pada tahun 2004 hingga tahun 2005 dan diresmikan pada tahun 2010 dengan kehadiran nunsius apostolik (duta besar Vatikan di Indonesia), Leopoldo Girelli. Struktur dari bangunan ini dapat menampung sekitar 2 ribu umat paroki dan memiliki ketinggian maksimum setinggi 55 meter pada puncak menaranya.
Tiga Raja (dikenal juga sebagai Orang Majus dari Timur atau Raja-Raja dari Timur)
Pesawat tergelincir di bandar udara Moanemani, kabupaten. Dogiyai, Papua Tengah
Kagetpapua–DOGIYAI | Pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK-OTY tergelincir di Bandara Moemani, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Jumat (23/12/2022), sekira pukul 13.37 WIT.
Pesawat yang terbang dari Bandara Mosez Kilangin, Timika, Papua Tengah, itu tergelincir saat hendak mendarat di Bandara Moemani, Kabupaten Dogiyai.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan faktor angin kencang menjadi penyebab tergelincirnya pesawat tersebut.
“Angin yang sangat kencang mengakibatkan pilot pesawat kehilangan kendali dan akhirnya menabrak pembatas runway,” kata Kamal melalui keterangan persnya, Jumat (23/12/2022).
Setelah mendapat laporan kecelakaan pesawat itu, aparat gabungan langsung menuju ke pesawat untuk proses evakuasi
.
Beruntung, mantan Kapolres Halmahera Selatan itu menuturkan, tak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden atau alami kecelakaan pesawat tersebut.
“Saat ini masih dilakukan evakuasi badan pesawat dan masih dilakukan penyidikan terkait dengan kejadian tersebut,” pungkasnya. (*)
Kagetpapua – DEIYAI | Struktur gereja paroki segala orang kudus diyai yang berbentuk bukit bintang pagouya di distrik Tigi barat, kabupaten deiyai. Papua Tengah. Sebagai potret proses tulisan tangan oleh Bapak Awikaituma Jr. Dipublikasikan sejak empat bulan lalu ke dalam akun YouTube pribadinya.
Bukit bintang Pagouya memiliki banyak sejarah. Bukit itu berbentuk bintang, tempat peradaban memulai tempat suci!
Dalam sebuah karya desain, setiap guratan tangan selalu memiliki arti. Guratan guratan, terkadang muncul bukan karena seni lukisnya, melainkan guratan tangan merupakan ekspresi hasil perenungan dan berkhayal panjang.
Pekerjaan lukisan itu hanya sebentar saja namun dihabiskan waktu untuk penyerbuan dan khayalan. Hanya butuh kertas dan pulpen dari warung pinggir jalan. Itu cukup untuk mulai bekerja ..!
Tiada misteri, tiada penghapus, garis yang salah pula memiliki arti..! Meskipun tidak ada alat penunjang yang penting, skets yang penuh konsep.
Sebuah karya seni terlahir dengan konsepnya dan tidak semudah itu bisa dirombak oleh orang lain.
Konsep desain tak lain adalah terjemahan dari peradaban, Karya Leluhur dan nilai Tradisi serta kondisi Alamnya.
Sebuah karya terkadang untuk menghidupkan nilai-nilai peradaban yang mungkin akan mati. Demikian karya pula terkadang untuk mempertegas nilai-nilai budaya dan fenomena alam lokal yang ada.
Karya hari ini adalah sejarah hidup bagi generasi muda yang akan datang.
Gambar akhir sebenarnya adalah terjemahan dari konsep desain. Hasil gambar tidak perlu cantik, yang utama adalah semua konsep sudah ditulis!
Kagetpapua – TIMIKA | Beragam tari-tarian dan musik tradisional menyambut kedatangan tiga calon imam dan dua calon diakon di Gereja Paroki St Stefanus Sempan Timika, Papua Tengah pada Minggu (16/10/2022).
Ketiga calon imam yang akan ditahbiskan hari ini yakni, Diakon Emanuel Buang Lela, Pr, Diakon Theodorus Yoseph Tepa, OFM, dan Diakon Ricky Carol Yeuyanan, Pr.
Sedangkan dua calon diakon yakni Fr. Alpius Alpen Mujijau, OFM dan Fr. Domisius Wandi Batoteng Raya, OFM.
Diakon Emanuel dibawa oleh keluarga menghadap Uskup Keuskupan Sorong-Manokwari, Mgr. Hilarion Datus Lega, Pr dengan tarian khas Nusa Tenggara Timur.
Diakon Theo, diiringi tarian Suku Mimika Wee (Kamoro) dan nyanyian tradisional.
Sedangkan Diakon Ricky diiringi tarian khas Suku Kei. Diakon Ricky bahkan ditandu oleh keluarga sambil bernyanyi di dalam dekorasi perahu.
Dua calon diakon, yakni Fr. Alpius dan Fr. Domisius juga diiringi keluarga tidak kalah meriah.
Fr. Domisius diiringi nyanyian dan tarian tradisional khas Toraja. Sedangkan Fr. Alpius yang datang paling terakhir juga tidak kalah meriah.
Fr. Alpius diiringi tari dan nyanyian khas Papua Pegunungan. Atmosfer kegembiraan pun menggema di sekitaran Gereja St. Stefanus Sempan.
Mgr. Hilarion yang menunggu di depan pintu gerbang gereja pun menyambut seluruh iman dan diakon.
“Saya menyambut saudara Theodorus Yoseph Tepa, OFM sebagai Pater,” kata Hilarion ketika menyambut Diakon Theodorus beserta keluarga.
Dokumen foto di gubuk tua getar 109 yang berdomisili di Timika
Kagetpapua–TIMIKA | Pada Momen HUT GETAR 109 yang Ke 8 tahun, Diskusi bebas tentang Pemuda dan Ancaman Penyakit sosial pasca Perkembangan modern ini di gubuk tua getar timika, Papua Tengah, pada, 25/06 2022.
Sebelumnya Getar 109 ini dibentuk sejak 25 Juni 2015 , sejak itu Kopi menghangatkan kita dan tertuai beberapa ide untuk tetap menjaga semangat dan persatuan Anak jalanan yang saat itu disatukan oleh Kopi.
Kini Getar hadir bukan lantaran Ego dan Ambisi sesama Komunitas namun bagaiman kita bersama berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk mengurangi Kemalasan dan kebodohan akan pengetahuan dan perkembangan.
Getar yang kepanjangannya adalah Generasi Terlantar ini menampung Pemuda pemudi yang terlantar, mabuk dan sering di jumpai mencium lem aibon.
Dokumen foto, Getar CourseTimika
Sedangkan 109 artinya One for All ( satu untuk semua) tiada batasan usia dan suku sebab mengurangi nilai keterlantaran anak muda adalah tugas kita bersama .
Beginilah kami dan biarlah kami berada sesuai kekurangan dan keterbatasan kami untuk memandangi dunia yang luas ini.
Pastor Okto taena.Pr bersama Paratokoh-tokoh di Kapela Tillemans Ema-Owaa.
Kagetpapua – TIMIKA | Gereja Katholik Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema-Owa merayaan HUT (Hari Ulang Tahun) yang ke-3 di warnai pertunjukan Seni dan Budaya Suku Mee.
Selain itu, dihadiri ratusan umat Katholik dan para tokoh lintas agama yang meriah di Gereja kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema-Owaa, dan disiarkan juga secara Live Streaming Multimedia Tiga Raja Timika. Pada 08 Desember 2021 pukul 10.00 Wp. Di Kapela Tillemans Ema-Owaa Timika, Papua Tengah.
Dalam perayaan HUT ini pula, berlangsung semarak dengan adanya penampilan seniman, budayawan serta vokal grup musik umat gereja katolik Kapela Tillemans “Ema-Owaa di Timika.
Ibadah Syukur HUT ke-3 dilayani oleh Pastor. Oktovianus Taena Pr. Dalam khotbahnya diambil dari bacaan Injil Lukas 1:26-38.
Sebagai umat Katolik tentunya Bunda Maria sudah tidak asing lagi bagi kita, Bunda Maria adalah seorang wanita pilihan Tuhan dari antara semua wanita yang ada di muka bumi ini.
Bagi umat Katolik, Bunda Maria adalah wanita istimewa, jika bagi saudara-saudara kita yang beragama lain mungkin tidak percaya tetapi kita umat Katolik sungguh percaya bahwa Maria adalah Bunda ibu Yesus dan segala bangsa.
Motivasi dan metode yang tepat dalam Tuhan dapat menjadikan kualitas pelayanan yang tepat untuk tetap setia kepada Tuhan.
Selain itu, Ketua Panitia HUT dan Natal Gereja Katolik Kapela Tillemans Ema-Owaa, Bapak Lukas Magai dalam sambutannya mengatakan bahwa atas nama Pastor Herman tillemans, beliau memimpin rumah doa dan berbagai lagu sambil mengajak masyarakat Suku Mee untuk tepuk tangan dengan keras. Kami telah memuji leluhur kami, nenek moyang kami, dan mantan perintis kami.
Magai melanjutkan, Pastor Okto Taena dan Tim Pastoral sedang mempersiapkan hal-hal yang luar biasa. Kami masyarakat menyambut baik Pater Okto Taena sebagai pengganti pater Tillemans. Demikian juga, para malaikat Tuhan bersorak di kiri dan kanan kami dan Tim Media Tiga Raja juga bersama kami.
Berbahagialah mereka dan kita semua hari ini merayakan ulang tahun ke-3 Kapela Tillemans Ema-Owaa. Di Jalan Perintis Timika Indah Papua pada 8 Desember 2021. Perlindungan kami adalah tradisi dan ajaran gereja Katolik Roma, kata Magai.
Ketua Kerukunan Suku Mee Katolik di Timika, Bapak Alfons Dogopia mengucapkan terima kasih kepada bapak Pastor. Oktovianus taena dan krunya serta Tim Tiga Raja Multi Media yang tidak pernah lelah melayani kami, sehingga kami bosan melihat mereka di Kapel Tillemans Ema-Owaa.
Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia yang telah menyampaikan laporan-laporan yang telah melaksanakan kegiatan selama ini, dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak Lukas Magay yang tidak pernah bosan untuk hadir walaupun hanya bersama dengan Pemuda Katolik (OMK) di tempat ini. Omk hadir karena ada Pak Lukas, kata Dogopia.
Pak Alfons Dogopia mengapresiasi, dalam 3 tahun Tillemans telah melahirkan 3 orang anak yaitu,
3 Lokasi Gereja Katolik Kapel Tillemans Ema-Owaa timika
Perayaan HUT ke-3 ini diakhiri dengan pemotongan kue ulang tahun yang dibagikan kepada warga toko gereja yang hadir di kapel tillemans Ema Owaa.
Pada kesempatan terpisah. Ibu Ida dawapa menyerahkan hadiah untuk pertandingan Bola Voli dan bola futsal yang telah dipertandingkan sebelum ulang tahunnya (HUT).
Kandang natal yang unik versi rumah adat suku (mee)
Kagetpapua – TIMIKA | Suasana halaman Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa Timika sudah tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kini sudah terlihat unik dan terinspirasi untuk umat katolik Suku Mee yang berasal dari tiga daerah yakni, kab. Deiyai, Dogiya dan Paniyai. Pada umumnya kegataka hingga makataka yang berdomisili di Timika, Papua Tengah.
Kandang dan pohon natal ini didirikan di atas tumpukan batu campur pasir yang telah umat katolik menjadikan rupa bukit dan dikelilingi pagarnya yang mengkreasikan versi Rumah adat Mee yang biasanya disebut Ema-Owaa. Proses pembuatan selama 2 hari 1 malam pada tanggal 4 hingga 6 Desember 2021.
Didalam lingkungan pagar ini juga ada tanaman Pisang, keladi, tebu dan tanaman lokal lainnya. dengan menggunakan rangkaian lampu warna-warni di jalan perintis Timika indah
Pada saat itu ada kabar baik bahwa, Pemda Mimika telah mengadakan lomba hias Kandang dan Pohon natal dalam rangka menyambut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Dalam lomba tersebut ada nama Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa pula terdaftar dalam lomba dengan no pendaftaran urutan 049.
Adoooh, ternyata informasi yang didapat masyarakat tinggal dua hari lagi untuk datang dan melihat serta menilai kreativitasNya.
Ah Sayang! Waktu dan hari sudah mepet, namun OMK dan Umat kapela Tillemans Ema-Owaa tetap semangat dan menyepakati bahwa “Mulai Bekerja Sesuai Pendapat Masing-masing Orang”. Semua beralih kerjasama secara bergotong-royong selama dua hari satu malam berturut-turut hingga selesai.
Kami membuat gubuk ini bukan karena kompetisi dari pemerintah setempat, tetapi ini adalah sesuatu yang kami terbiasa disetiap natal namun ada sedikit perbedaan dengan sekarang hanya dengan pagar yang dikelilingi lokasi gubuk dan pohon Natal Serta tanaman lokal lainnya.
Anehnya disini ! Saat itu ada beberapa pemuda yang pulang dan pergi dengan motor mencari rotang, lumutan alam dan kayu buah pada petang hari di hutan.
Ya, tentu Anda juga ingin tahu bahan-bahan yang sudah dibuat oleh OMK dan Para Umat Kapela Tillemans Ema-Owaa!
1. Sebanyak Kayu Buah Berpotongan 1 Cm.
2. Rumput Alang-alang.
3. Lumut hutan alam.
4. Rotan berukuran panjang.
5. Lebih unik lagi, Botol Aqua yang kosong merupakan variasi pada bagian luar pohon Natal.
Di depan Kandang Natal/Betlehem dipasang papan bertuliskan tema Natal 2021, “Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan 1 Petrus 1:22.
Kreativitas OMK dan Umat Kapela Tillemans Ema-Owaa Timika membuat rasa memiliki dan manfaat yang beragam.
Menaiki Bama ke atas kendaraan angkutan barang oleh Umat Katolik Gereja Kapela Tillemans Ewa Owapa di jalan perintis timika indah
Kagetpapua – TIMIKA | Menaiki bama berupa babi satu ekor dan sayur-sayuran di atas kendaraan angkutan barang oleh, umat katolik, gereja Kapela Tillemans Ema-Owa di jalan perintis timika indah, Papua Tengah. pada, 12/11/2021. Pukul, 03.25. Wp
Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh anggota gereja kapela Tillemans Ema Owaa kepada umat Migani untuk persiapan misa pengukuhan dan syukurannya Pater Fransiskus Sonotigi Sondegau Pr. Dan Pastor Yeskiel Tawakidua Dole Belau Pr. yang akan dilaksanakan di Gereja kapela Migani Nduni belakang perumahan pemda Sp 2, Timika.
Bapak. Lukas Magai menjelaskan, “Dulu dan sekarang berbeda karena masalah yang kita hadapi saat ini adalah pandemi Covid-19, sehingga kegiatan ibadah setiap orang beribadah di kapelanya masing-masing, maka harus kita atasi bersama dan membutuhkan kerjasama semua elemen masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Kerukunan Suku Mee, Bapak Alfons Dogopia, menyampaikan bahwa setiap bantuan tidak boleh dilihat dari hal besar dan kecil, tetapi kita harus bersyukur karena ini adalah awal dari kita umat Katolik.
Ini adalah bentuk kepedulian kita sebagai sesama umat Katolik di Papua. Papua milik kita bersama, kita semua merasakan satu cubitan,” ujar Pak Alfons Dogopia.
Tambahan Pak. Dogopia, Misa pengukuhan ucapan syukur dan menerima berkat pertama dari juru kampanye Yesus yaitu, Pater Fransiskus Sonotigi Sondegau Pr. Dan Pastor Yeskiel Tawakidua Dole Belau Pr.
“Pendistribusian bantuan ini sudah kami sampaikan kepada masyarakat Migani. Dan kami mohon kepada masyarakat untuk tetap semangat.” tandasnya (*)
Panitia natal dan HUT serahkan bola volley kepada panitia pertandingan bola voli
Kagetpapua – TIMIKA | Dalam rangka meriahkan Natal dan HUT yang ke-3 Gereja Katolik Kapel Tillemans Hati Kudus Yesus “Ema Owaa” Bapak. Lukas Magai, resmi membuka kegiatan Lomba Bola Voli antar umat beragama di jl. Perintis Timika Indah, Papua Tengah. Selasa, 19 Oktober 2021.
Sambutan panitia natal dan HUT ke-3 Kapela Tillemans Ema-Owaa bapak. Lukas Magai, berterimakasih kepada seluruh elemen umat yang hadir dan turut mengambil bagian dalam pertandingan bola volley itu.
Dalam arahannya, kami atas nama panitia orang tua yang berjiwa mudah meminta agar seluruh pemain serta wasit dan panitia bola voli untuk segera bersiap diri dalam pertandingan.
Gereja mengharapkan untuk semua umat, muda-mudi dan pengurus gereja Kapel Tillemans (Ema-Owaa), tolong perhatian terhadap mereka yang datang main bola volley dari luar dan atasi waktu yang tepat sebab kini masa pandemi Covid-19. Ujar Panitia, Bapak. Lukas Magai
Pada kesempatan yang sama, bapak Jhon Dogopia yang di tunjuk sebagai panitia pertandingan menyampaikan, kami sebagai panitia pertandingan bola voli putuskan bahwa tidak dimainkan langsung karena ini hanya doa pembukaan pertandingan dalam rangka pencarian dana untuk Natal dan Hut ke3 gereja kapela Tillemans Ema-Owaa.
Selain itu, Jhon Dogopia juga menetapkan 2 poin yang harus dilakukan selama pertandingan yaitu,
Kostum milik kapela Tillemans harus dilakukan sewa.
Selama pertandingan mulai main bola voli jam 3:00 maka Tim Tim yang telah terdaftar tepati waktu.
Tim yang terdaftar dan yang telah hadir pada sore ini kami mainkan jam 4:00. Sore.
Wasit pertandingan arahkan pemain di lapangan bola volley
Acara pertama pertandingan bola volley dibuka dengan doa oleh bapak. Yosep Yikim selaku pewarta Gereja Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus (Ema Owaa) di timika, pada Selasa 19 Oktober 2021, pukul 08.30 Wp.
Dalam kempatan terakhir, Bapak. Aluwisius Pekei juga berharap agar sebelum berangkat dari rumah masing-masing tolong di beritahukan kepada keluarga atau tempat tinggal kemudian datang main bola volley di lingkungan Kapela Tillemans Hati Kudus Yesus Ema Owaa. Hal itu disampaika Karena banyak Anak-anak muda yang datang numpang kepada keluarga mereka.
Dalam lingkungan Ini kami dari pihak gereja dilarang, dan tidak di ijinkan untuk makan pinang dan datang dengan keadaan mabuk, hal itu kita harus memahami dan sadari masing-masing. Ujar bapak. Aluisius pekei
Kegiatan ini semoga kita semua diharapkan untuk mengikuti aturan-aturan pertandingan bola voly yang di tetapkan panitia pertandingan dan wasit yang kita percayai agar kegiatan ini dapat berjalan baik hingga selesai. Ujar bapak pewarta Yosep Yikim.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.