
Kagetpapua – TIMIKA | Puluhan kaum muda papua di Timika menggelar seminar santai dan bebas dengan mengangkat tema: “Mengenal Jati diri dan Budaya Orang Papua”. Yang di programkan dan kordinir oleh Sie Pendidikan dan Penalaran OMK, Edo Beanal Dogopianago. Seminar ini berjalan aman dan lancar di Kapela Tillemans Ema-Owaa, Jln Perintis Timika Indah. Papua Tengah, Timika, 10/08/2021. pukul 2: 30 WP
Pembahasan dalam seminar berpangkal pada makalah atau kertas kerja yang telah disusun sebelumnya oleh Sie Pendidikan dan di bantu perkumpulan Pemuda Papua.
Pokok-pokok pembahasannya yang sudah di susun mengenai situasi perkembangan Budaya dan manusia Papua sejak zaman dahulu tahun 60an hingga kini dan perkiraan dimasa yang akan datang.
Perwakilan pemuda Papua bapak. Freddy Yeimo, mengajak peserta yang hadir membentuk 4 kelompok untuk membahas materi yang sudah di jelaskannya secara teoritis.
Poin – Poin yang dibahas masih-masing kelompok adalah:
1. PERKEMBANGAN SOSIAL, BUDAYA RAKYAT DAN ADAT PAPUA.
2. EKONOMI RAKYAT PAPUA
3. PROSES PENDIDIKAN DI TANAH PAPUA
4. PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP RAKYAT PAPUA.

Tiap kelompok dapat diberikan tugas membahas suatu sub pokok pembahasan untuk dibahas dalam kelompok yang biasanya juga disebut seksi/komisi, di bawah pimpinan seorang ketua komisi (kelompok). Dari hasil-hasil kelompok itu disusun suatu perumusan yaitu kesimpulan yang dirumuskan oleh suatu tim perumus yang ditunjuk.
Melalui seminar ini diharapkan agar dapat menggali terkait kehidupan berbudaya dan beradat layaknya orang papua dari 60 – 70an tahun, perlindungan dan penguatan masyarakat hukum adat, khususnya di teritori Tanah Papua. Dengan demikian, kepastian hak tradisional, akses terhadap tanah dan pengelolaan sumber daya alam akan terwujud untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat hukum adat itu sendiri guna mewujudkan Sanggar yang maju dan terdepan.
Dalam kesempatan terakhir, bapak. Jhon Dimi selaku Sie Sekretaris OMK mengucapkan, berterima kasih atas kegiatan yang berbasiskan digitalisasi pemuda lebih terdepan dari para generasi diatas mereka.
Pemuda harus memulai dari diri sendiri dan memulai dari apa yang ada disekitar yang bisa kita manfaatkan. Ujar Jhon Dimi.
Diskusi santai dan bebas ini perlu jadi guna untuk pertukaran fikiran dan buka wawasan agar tidak ada perbedaan antara satu sama lain. Tandasnya.
Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.