Pastor Asal Suku Mee ini dipilih sebagai Uskup di Keuskupan Jayapura

KagetpapuaJayapura | Pastor Reverendus Dominus Yanuarius Teofilus Matopai You, Pr dipilih Paus Fransiskus sebagai uskup Keuskupan Jayapura. Pastor Yanuarius akan menggantikan uskup Mgr. Leo Laba Ladjar OFM yang mengundurkan diri karena alasan usia.

Pengumuman resmi Vatikan ini dibacakan oleh Uskup Mgr. Leo Laba Ladjar, OFM, di Gereja Katedral Jayapura sekitar pukul 19.00 WP, pada Sabtu (29/10/2022). Pastor Yanuarius menjadi orang asli Papua pertama yang menjadi uskup.

“Nuncio Apostolik menyampaikan kepada saya agar mengumumkan di Gereja lokal keuskupan ini bahwa telah mengangkat seseorang untuk menjadi Uskup Jayapura yang baru. Dia adalah orang asli Papua yaitu Pastor Reverindus Dominus Yanuarius Teofilus Matopai You,” kata Mgr. Leo Laba Ladjar OFM membacakan maklumat Paus Fransiskus.

Yanuarius You dilahirkan di Uwebutu Paniai pada 1 Januari 1961, anak kedua dari enam bersaudara dari pasangan Lukas You dan Rosalina Tatogo. Ia menempuh pendidikan formal SD YPPK St. Don Bosco Uwebutu, SMP YPPK St. Fransiskus Assisi Epouto, SPG Taruna Bakti Waena, Sekolah Tinggi Tinggi Filsafat Teologi Fajar Timur, Tahun Spritualitas dijalankan di Manado, Magister Bidang Psikologi Universitas Gadjah Mada 2007-2010, dan Doktor Bidang Antropologi Universitas Cenderawasih 2020.

Pada 16 Januari 1991, Yanuarius Teofilus Matopai You ditahbiskan menjadi pastor. Ia kemudian menjalankan tugas pastoral dengan tugas pertama sebagai Pastor Paroki Kristus Terang Dunia, Jiwika Kurulu Wamena 1991 sampai 1998. Kemudian menjadi Pastor Paroki St Wilbrodus Arso sekaligus Pastor Dekan Dekenat Kabupaten Keerom (1998-2002). Lalu melanjutkan pelayan sebagai pastor Paroki di Katedral Kristus Raja dan Vikaris Jenderal di Keuskupan Jayapura (2002-2006).

Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Teologi Katolik (STTK), Kepala Rumah Pembetukan Formasi Santo Yohanes Maria Vianney, Keuskupan Jayapura (2010-sekarang), Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Jayapura (2015-sekarang), Ketua Pengawas Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Santo Fransiskus Asisi, Ketua dan Dosen STFT Fajar Timur dan Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik di Waena (2020-sekarang).

Salah satu tokoh umat Katolik Papua, Markus Haluk menyatakan dipilihnya Pastor Yanuarius menjadi sejarah baru dalam gereja Katolik Papua karena untuk pertama kalinya Orang Asli Papua menjadi uskup.

“Terpilih Uskup Orang Papua merupakan doa dan harapan umat Katolik bahkan dedominasi Gereja di tanah Papua selama ini. Karena itu ketika diumumkannya Pastor Yanuarius You sebagai Uskup Jayapura secara spontan umat Katolik Keuskupan Jayapura sontak teriak histeris disertai tangis haru” kata Haluk kepada Jubi, pada Sabtu (29/10/2022) malam.

Haluk menyatakan uskup terpilih Yanuarius ini bukan sembarang orang melainkan salah satu pastor senior yang lama hidup ditengah umat dipedalaman Papua hingga di paroki kota. Menurut Haluk sosok uskup terpilih Yanuarius adalah benar-benar pastor lapangan yang kaya dengan pelangalaman pastoral.

Pertama Kali dalam Sejarah, Pastor Asli Papua Ditahbiskan sebagai Uskup Jayapura

Yanuarius menjadi orang asli Papua pertama yang ditunjuk Paus Fransiskus sebagai uskup dalam sejarah 128 tahun gereja Katolik di Papua.

Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Monsinyur Piero Pioppo menahbiskan Monsinyur Yanuarius Theofilus Matopai You sebagai Uskup Jayapura di Katedral Jayapura, Papua, Kamis (2/2/2023).

KagetpapuaJayapura | Duta Besar Vatikan untuk Indonesia Monsinyur Piero Pioppo menahbiskan Monsinyur Yanuarius Theofilus Matopai You sebagai Uskup Jayapura, Papua, Kamis (2/2/2023), di Katedral Jayapura. Yanuarius menjadi orang asli Papua pertama yang ditunjuk Paus Fransiskus sebagai uskup dalam sejarah 128 tahun gereja Katolik di Papua.

Ibadah penahbisan Uskup Jayapura Monsinyur Yanuarius berlangsung pada pukul 09.00 WIT. Sebanyak 2.500 orang menghadiri momen besar dalam sejarah gereja Katolik di Papua itu.

Kardinal Mgr Ignatius Suharyo dan 33 uskup dari wilayah keuskupan di Indonesia juga hadir dalam acara penahbisan tersebut. Selain itu, hadir pula sejumlah kepala daerah di Papua.

Paus Fransiskus telah mengumumkan Yanuarius sebagai Uskup Jayapura pada tanggal 27 Oktober 2022. Sebelumnya, Mgr Leo Laba Ladjar menjabat sebagai Uskup Jayapura sejak ditahbiskan pada 29 Agustus 1997.

Yanuarius ditahbiskan sebagai pastor di Kabupaten Nabire pada 16 Juni 1991. Sebelum ditunjuk menjadi Uskup Jayapura, Yanuarius menjabat sebagai Ketua Sekolah Tinggi Filsafat Teologi (STFT) Fajar Timur di Kota Jayapura.

Dalam puncak proses tahbisan, Monsinyur Piero Pioppo memasangkan mahkota dan memberikan tongkat kepada Yanuarius sebagai lambang Keuskupan Jayapura.

”Saudara Uskup Yanuarius yang terkasih, tempatilah katedral di Jayapura dan gembalakanlah umatmu yang tercinta. Semoga Tuhan senantiasa menyertai engkau,” kata Pioppo.

Yanuarius mengatakan, dalam tahbisan sebagai Uskup Jayapura, dirinya memilih moto ”Ego Vobisccum Sum” yang berarti ’Aku Menyertai Kamu’. Moto itu diambil dari Pasal 20 Ayat 28 Injil Matius. Dengan memilih moto itu, Yanuarius meyakini Tuhan selalu menyertai dan melindunginya dalam melaksanakan tugas di Keuskupan Jayapura.

”Saya selalu yakin sejak ditahbiskan sebagai pastor hingga kini menjadi Uskup Jayapura adalah penyelenggaraan Ilahi dari Tuhan. Ditunjuk Paus Fransiskus sebagai Uskup Jayapura adalah bukti nyata cinta Tuhan yang begitu besar bagi saya,” ungkap Yanuarius.

Uskup Jayapura Monsinyur Yanuarius Theofilus Matopai You memberikan berkat kepada umatnya di Katedral Jayapura, Papua, Kamis (2/2/2023).

Yanuarius juga menyebut dirinya akan melakukan sejumlah misi sebagai Uskup Jayapura. Misi pertamanya ialah menjaga persatuan di antara para pastor dalam umat Katolik di seluruh wilayah keuskupan Jayapura tanpa melihat perbedaan. Keuskupan Jayapura terdiri atas empat wilayah dekanat, yaitu Pegunungan Papua di Wamena, Jayapura yang mencakup hingga Sarmi, Keerom, serta Pegunungan Bintang.

Misi lainnya ialah bersinergi dengan umat beragama lain, pemerintah, lembaga sosial, serta aparat TNI dan Polri. Yanuarius juga membawa misi kemandirian dalam keuangan. Selain itu, dia akan membangun gereja dengan ciri khas kebudayaan Papua, baik dari sisi sarana, lagu, maupun bahasa. Ada juga rencana menggelar kelas pendidikan adat di setiap sekolah Katolik.

”Prinsipnya, kami akan tetap meneruskan misi yang selama ini telah diimplementasikan Mgr Leo, yaitu membangun gereja yang mandiri dan visioner. Salah satu misi yang paling penting dalam tugas saya nanti adalah menyiapkan tenaga pastor dan petugas pastoral, seperti guru agama,” ujar Yanuarius.

Ia menambahkan, gereja juga akan tetap menyuarakan perdamaian di Tanah Papua dengan mengikuti teladan Yesus Kristus yang memperjuangkan kerajaan Allah yang penuh damai. Gereja akan mengingatkan segala pihak terkait ketidakadilan, pelanggaran hak asasi manusia, stigma, dan rasisme.

Umat menghadiri acara tahbisan Uskup Jayapura Monsinyur Yanuarius Theofilus Matopai You di Katedral Jayapura, Papua, Kamis (2/2/2023).

Sementara itu, dalam sambutannya, Kardinal Ignatius Suharyo mengucapkan selamat kepada Yanuarius yang telah resmi mengemban tugas sebagai Uskup Jayapura. Ia berharap Yanuarius dapat menjalankan tugasnya dengan setia dan menyuarakan kebenaran sejati bagi umat.

”Saya berharap Uskup Yanuarius dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan menaruh belas kasih kepada sesama. Semoga Uskup Yanuarius terus memperkuat peran gereja yang selama ini telah diemban Uskup Leo hampir selama 30 tahun,” kata Ignatius.