Acara Syukuran Atas Pemberkatan Ketiga Asisten Imam Kapela Tillemans Ema-Owaa.

Administrator diosesan: R.D. Marthen Kuayo. Berkat para asisten imam.

KagetpapuaTIMIKA | Dalam perayaan misa di laksanakan resepsi pelantikan dewan paroki, pemberkatan Asisten Imam dan WKRI oleh, Administrator diosesan: R.D. Marthen Kuayo. Bertepatan dengan hari raya penampakan Tuhan (Pesta Tiga Raja). Perayaan misa itu sudah di siarkan juga melalui live treaming (Multi Media Tiga Raja) di Paroki Katedral Tiga Raja, Timika. Minggu (08 Januari 2023.)

3 pewarta asisten imam memimpin perayaan misa ucapan syukuran di gereja Kapela Tillemans (Ema-Owaa)

Sehari setelah pemberkatan sebagai Asisten Imam baru itu, memimpin misa perdana dalam rangka ucapan syukuran terbatas, yakni; bapak. Yoseph yikim, Yanuarius Degei, dan Petrus Gobai. Dalam Ibadah Syukuran itu, dihadiri oleh jajaran  pengurus dan Umat Kapel Tillemans (Ema-Owaa). Di jalan, Perintis Timika Indah, Papua Tengah. Selasa, (10 Januari 2023.)

Dalam sambutan koordinator liturgi Ibu. Salomina You, yang menjadi mewakili seluruh umat Kapela Tillemans Ema-Owaa mengucapkan terima kasih kepada 3 pewarta yang telah menjadi Asisten Imam.

Sejak Tuhan menciptakan Manusia, Tubuh Rohani dan Jasmani telah terbentuk. Ketika kita dicobai oleh iblis atau setan, kita pasti akan bingung meskipun kita sudah tahu. Dalam bacaan Injil, Yesus bertemu dengan seseorang yang kerasukan setan, termasuk Legiun: Yesus berkata, “Hai roh jahat! Dapatkan  keluar dari orang ini!”  Jadi, kita juga harus menjadi akrab dengan Yesus.  Ujar ibu. salo.

Lanjutan Ibu. Salomina You. Setiap orang memiliki bakat yang Tuhan berikan kepada kita masing-masing, maka harus mengembangkannya.  3 pewarta  yang menjadi asisten imam, mereka juga orang biasa yang berkeluarga, namun mereka ugal-ugalan dan mengembangkan bakatnya sehingga seperti lampu terang di mimbar.  Mereka diberkati sebagai Asisten Imam tubuh dan darah Kristus, tetapi tidak hanya mereka, kita juga!.

Pewarta (Asisten Imam) Bpk. Petrus Gobai menyampaikan bahwa, amanah dari Tuhan kita diberkati untuk menjadi imam pembantu, melalui Administrator Keuskupan : R.D. Marthen Kuayo, maka kami akan ikut dalam pelayanan.

Lanjutan Bapak Petrus Gobai, Awalnya kami tidak tahu, namun karena dukungan dan doa-doa oleh Umat Tillemans Ema-Owaa, kami bisa dan siap melayani dengan setia.

Tidak setiap hari Minggu kami memimpin Ibadah Misa tetapi sesekali akan ada Pastor yang berkunjung untuk memimpin ibadah misa di kapel Tillemans ini. Ujar Gobai

Tambahan Bapak Pewarta Petrus Gobai, Jika ada modal manusia pasti semua kegiatan akan berjalan aman dan lancar, kecuali tidak ada orang.

Ketua Pengurus Kapel Tillemans Ema-Owaa bapak. Manfred Adii menyampaikan, kami dari jajaran direksi mengucapkan terima kasih kepada ketiga pewarta (asisten imam) yang telah diberkati oleh Administrator keuskupan: R.D. Marthen Kuayo.

Perkiraan saya, mungkin kurang ada orang karena sebagian besar orang masih berlibur di kampungnya masing-masing namun ternyata ada yang bergabung dengan kami di acara syukuran ini. Luar biasa. Kata Manfaat Adii.

Tahun baru ini kita mendapat berkah baru seperti sebelumnya apa disampaikan oleh ibu. Salomina you dan pewarna Petrus Gobai. Bukan utusan kita tetapi dari wujut doa oleh umat kapela Tillemans Ema-Owaa, maka Tuhan berikan asisten Imam kami di kapel Tillemans Ema-Owaa. Ujar M Adii.

Tambahan Bapak. Manfred Adii,  Pelindung kami adalah Misionaris Pastor Tillemans yang kemudian bertemu dengan Auki Tekege, setelah itu dia mengutuskan 3 orang di masing-masing daerah di wilayah Meeuwo.  Jika dilambangkan dengan tiga utusan itu,  jalan ceritanya hampir sama dengan kita yaitu; 3 Asisten Imam kita.

Sekretaris Pengurus bapak. Marsel Bukega mengampaikan, hasil panitia Natal 2022 akan kami umumkan pada hari Minggu berikutnya karena hari Minggu kemarin mendapatkan restu asisten imam baru, termasuk 3 pewarta kami.

Kami akan membahas program dari kepengurusan baru Minggu depan setelah ibadah di gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa.  Tandasnya. (*)

Cara Budidaya Ubi Jalar Agar Berbuah Lebat dan Kualitas

Budidaya ubi jalar mungkin tidak asing bagi kita orang asli Papua (OAP).

Bukan pelatih berkebun tapi berlatih olah tanah per beden.

KagetpapuaTIMIKA | Ubi Jalar ditanam dengan cara membenamkan 2/3 stek batang kedalam tanah. Dalam satu bedengan terdapat secukup baris tanaman. Jarak antar tanaman dalam satu beden tidak di tentukan namun, perkiraannya dibutuhkan batang seluas lahan. Di awal pertumbuhan, usahakan jaga kelembaban tanah dan harus bersihkan rumput yang tumbuh pada bedengan itu, kemudian akan panen setelah 3 sampai 5 bulan. Penjelasan secara ringkas oleh, Mama bobii, Senin, Januari 2023. Pukul 9:00.di lokasi lahanya, Timika, Papua Tengah.

Benarkah seperti itu? Budidaya ubi jalar saat ini masih sangat potensial untuk dikembangkan. Hal ini sejalan dengan keuntungan, sebab kebutuhan untuk industri ekspor masih sangat tinggi, terlebih memang kebutuhan untuk orang papua.

Budidaya ubi jalar pada umumnya memang sudah banyak diterapkan dengan teknis yang umum. namun untuk mendapatkan kualitas ubi jalar yang bagus, Anda perlu tau secara lebih mengenai teknis budidaya ubi jalar yang sesuai kriterianya dengan kebutuhan ekspor.

1.  Lakukan persiapan lahan untuk budidaya ubi jalar dengan cara berikut:

Lakukan persiapan lahan saat tanah masih lembab (tidak terlalu basah/kering), dengan struktur tanah tidak terlalu keras, lengket atau retak.
Cangkuli/balik tanah sedalam sikop hingga tanah terbalik sempurna.

Biarkan selama 1 minggu paling lambat. Ini bertujuan agar tanah terkena matahari, karena sinar matahari bisa membantu menghilangkan bibit-bibit penyakit pada tanah, utamanya penyakit tular tanah. Sehingga ubi jalar yang ditanam bisa lebih mudah tumbuh dan umbi bisa cepat berkembang.

2. Cara Menanam Ubi Jalar

Setelah dibiarkan selama 1 minggu, lanjutkan proses penanaman bibit pada lahan yang sudah diolah.

Penanaman sebaiknya dilakukan pada pagi/sore hari untuk mengurangi stress pada bibit yang ditanam.

Buat lubang sedalam 5 – 10  cm maka, tancapkan bibit yang sudah disiapkan kedalam lubang tersebut, kemudian tutup dengan tanah hingga pangkal batang terbenam 2/3 bagian kedalam tanam.

Arah bibit ditanam secara mendatar, dengan semua pucuk mengarah pada 1 arah, supaya rapih.

Jarak tanam ubi jalar yang disarankan adalah tidak di tentukan atau bisa menggunakan 30 cm, sehingga bibit yang dbutuhkan secukupnya 1 lahan itu.
Setelah proses penanaman tersebut, selanjutnya sirami dengan air untuk mencegah stress pada bibit.

3. Cara Pemupukan Ubi Jalar
Pupuk ubi jalar yang terbaik adalah menggunakan pupuk organik. Sebab, pupuk organik ini bisa menunjang pertumbuhan batang dan umbi tanaman, sehingga umbi ubi jalar bisa lebih banyak, lebat dan besar tanpa merusak tanah dan lingkungan.

Meski begitu, pupuk organik yang Anda gunakan juga harus sudah terstandar. Artinya, didalam pupuk sudah terkandung unsur hara makro dan mikro yang bisa memenuhi kebutuhan tanaman.

Salah satu pupuk organik yang sudah terstandar adalah produk GDM Organik.

Didalam produk ini, tidak hanya mengandung unsur hara makro-mikro lengkap, namun juga bakteri baik yang bisa mengikat unsur mineral dan hara alami dalam tanah.

Dengan begitu, tanaman bisa mendapatkan nutrisi lengkap sekaligus terbantu dengan adanya mikroorganisme dalam tanah.

Selain produknya lengkap dengan nutrisi dan bakteri sebagai mikroorganisme baik, pengaplikasiannya juga sangat mudah. . Bagaimana? Mudah bukan? Setelah dipupuk, maka saat yang ditunggu-tunggu sudah tiba, yaitu masa panen ubi jalar.

4. Masa Panen Ubi Jalar
Usia panen ubi jalar berbeda-beda, tergantung dengan varietas yang Anda budidayakan. Pada ubi jalar varietas genjah, umur panen ubi jalar hanyalah 3-3,5 bulan.
Namun, pada ubi jalar lokal yang umumnya berusia panjang, umur ubi jalar siap panen baru bisa dimulai saat 4,5 – 5 bulan. Tentu saja, semua itu sesuai pilihan Anda dan permintaan pasar yang ada.

Untuk menghasilkan ubi jalar dengan kualitas yang bagus sangat diperlukan perlakuan dan teknis yang tepat dalam menentukkannya. Maka tidak boleh sembarangan dalam melakukan teknis untuk mendapatkan hasil panen dengan grade yang sesuai dengan kebutuhan ekspor.

Bagaimana? Ingin memulai agribisnis ubi jalar kualitas ekspor? Jadi tunggu apa lagi? Ayo budidaya ubi jalar sekarang juga.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Gereja Katedral Tiga Raja

Tampilan seluruh lokasi gereja Katedral Tiga Raja, di Timika.

KagetpapuaTIMIKA | Gereja Katedral Timika, yang bernama resmi Gereja Katedral Tiga Raja, merupakan sebuah gereja yang terletak di kota Timika,  Papua Tengah, Denominasi Gereja Katolik Roma

Gereja tersebut menjalankan ritus Romawi atau Latin dan berfungsi sebagai gereja induk bagi Keuskupan Timika (Dioecesis Timikaënsis), yang didirikan pada tahun 2003 melalui bula “Supernum evangelizationis” yang dikeluarkan oleh Paus Yohanes Paulus II.

Gedung gereja tersebut dibangun pada tahun 2004 hingga tahun 2005 dan diresmikan pada tahun 2010 dengan kehadiran nunsius apostolik (duta besar Vatikan di Indonesia), Leopoldo Girelli. Struktur dari bangunan ini dapat menampung sekitar 2 ribu umat paroki dan memiliki ketinggian maksimum setinggi 55 meter pada puncak menaranya.

Tiga Raja (dikenal juga sebagai Orang Majus dari Timur atau Raja-Raja dari Timur)

@kagetpapua

Ketekunan adalah kekuatan kita

Apa yang kita raih sekarang adalah hasil dari usaha-usaha kecil yang kita lakukan terus menerus. Keberhasilan bukan sesuatu yang turun begitu saja. Bila kita yakin tujuan dan jalan kita, maka kita terus memiliki ketekunan untuk tetap berusaha, ketekunan adalah kemampuan kita untuk bertahan ditengah tekanan dan kesulitan.

Kita harus tetap mengambil lagkah selanjutnya. Jangan hanya berhenti di langkah pertama. Memang semakin jauh kita berjalan, semakin banyak rintangan yang menghadang. Bayangkan, andai saja kemarin kita berhenti, maka kita tidak berada di sini sekarang.

Setiap langkah menaikkan nilai diri kita, apapun yang kita lakukan, jangan sampai kehilangan ketekunan kita. Karena ketekunan adalah daya tahan kita.

Pepatah mengatakan bahwa ribuan kilometer langkah di mulai dengan satu langkah. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah-langkah kecil, dan langkah pertama keberhasilan harus kita mulai dari rumah kita. Rumah yang paling baik adalah hati kita, itulah sebaik-baik tempat untuk memulai dan untuk kembali.

Karena itu mulailah kemajuan kita dengan memajukan hati kita, kemudian pikiran kita, dan usaha-usaha kita. Ketekunan hadir bila apa yang kita lakukan benar-benar berasal dari hati kita.

@kagetpapua

Pesawat CN-235 Milik TNI AU Alami Kecelakaan di Wamena Papua

Pesawat militer kecelakaan di bandar udara wamena

KagetpapuaWAMENA | Pesawat militer jenis CN-235 milik TNI Angkatan Udara pagi tadi mengalami sebuah kecelakaan atau insiden di Pangkalan Udara (Lanud) wamena, papua. Jumat, 23 Desember 2022.

Komandan Lanud Wamena Letkol Pnb Yulianto mengatakan, pesawat dari Skadron Udara 27 Lanud Manuhua Biak, Papua itu mengalami kerusakan pada nose whell depan pada saat melakukan pendaratan sekitar pukul 09.03 di Bandara Wamena.

“Pilot dan crew dalam kondisi aman, demikian juga operasional  bandara Wamena sudah kembali berjalan normal,” kata Danlanud Wamena Letkol Pnb Yulianto dalam keterangan resminya, Jumuat, 23 Desember 2022.

Lebih jauh Danlanud Wamena menjelaskan, pesawat jenis angkut milik TNI Angkatan Udara itu berada di Bandara Wamena karena yang sedang melaksanakan misi operasi angkutan udara Noken Timur 22 dari Lanud Yku Timika.

Saat ini, lanjut Danlanud, badan pesawat telah berhasil dievakuasi dan di parkir di apron Lanud Wamena.

“Penyebab insiden sedang dalam penyelidikan tim investigasi TNI AU,” ujarnya.

Artikel ini telah tayang di Viva.co.id
LINK SUMBER : pesawat CN-235 TNI AU alami kecelakaan di Bandara Wamena

Sumber: Pen. Lanud Wamena

BREAKING NEWS: Pesawat Rimbun Air Tergelincir di Dogiyai Papua Tengah

Pesawat tergelincir di bandar udara Moanemani, kabupaten. Dogiyai, Papua Tengah

Kagetpapua DOGIYAI | Pesawat Rimbun Air dengan nomor penerbangan PK-OTY tergelincir di Bandara Moemani, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Jumat (23/12/2022), sekira pukul 13.37 WIT.

Pesawat yang terbang dari Bandara Mosez Kilangin, Timika, Papua Tengah, itu tergelincir saat hendak mendarat di Bandara Moemani, Kabupaten Dogiyai.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal, mengatakan faktor angin kencang menjadi penyebab tergelincirnya pesawat tersebut.

“Angin yang sangat kencang mengakibatkan pilot pesawat kehilangan kendali dan akhirnya menabrak pembatas runway,” kata Kamal melalui keterangan persnya, Jumat (23/12/2022).

Setelah mendapat laporan kecelakaan pesawat itu, aparat gabungan langsung menuju ke pesawat untuk proses evakuasi

.

Beruntung, mantan Kapolres Halmahera Selatan itu menuturkan, tak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden atau alami kecelakaan pesawat tersebut.

“Saat ini masih dilakukan evakuasi badan pesawat dan masih dilakukan penyidikan terkait dengan kejadian tersebut,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Papua

Hidup itu Mungkin Arus Yang Harus Di Ikuti Tanpa Berkompromi

Tulislah salah satu mimpi yang akan buat jadi nyata, lalu fokus dan berjuang sekuat tenaga

Hidup itu mungkin arus yang harus diikuti, Bersama sang waktu yang terus berjalan, Tanpa mau berkompromi.

Kepuasan dan kesenangan menjadi harga mati, dan kepalsuan adalah hal yang pasti terjadi, demi kenyamanan, dan demi pelayanan.

Ekspresi diri kian terkikis, terhimpit oleh topeng kemunafikan, membuat hidup terasa semakin tergenang.

Ide dan Inovasi menjadi sebuah jawaban, atas kepalsuan tuk hadirkan kemurnian, bebas bergerak dan berkreasi, tanpa harus dibatasi oleh opini

Terbang bebas seperti elang, berlari kencang seperti kijang, jernihkan hati dan pikiran, munculkan potensi diri yang dinantikan, jangan hanya sekedar ikut-ikutan, yang hanya hadirkan penyesalan

Potensi diri adalah harta berharga, terpendam didalam diri, menunggu sang pemilik mencari, demi kebahagiaan yang sejati.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Ibadah Perayaan Natal IKB Odiyatei Di Wilayah Timika

Puji-pujian oleh mama-mama di sekretariat Odiyatei timika
Puji-pujian mama-mama di sekretariat Odiyatei Timika.

Kagetpapua – TIMIKA | Ikatan Keluarga Besar Onago, Diyai, Ayatei dan Yamekopa-Apikopa (IKB ODIYATEI) yang berdomisili di Timika merayakan Ibadah Natal Oikumene pada, 10 Desember 2022, di sekretariat IKB Odiyatei, Jln. cendrawasih depan Petrosea. Timika, Papua Tengah.

Dalam Perayaan Natal IKB Odiyatei juga menampilkan persembahan dan lagu puji-pujian dengan tema: “Yesus Juru Selamat Telah Lahir” dan subtema: “Melalui Natal Ini Kita Diingatkan Bahwa Yesus Juru Selamat Bagi Ikatan Keluarga Besar Odiyatei Di Timika Telah Lahir” (Lukas, 2 : 11).

Firman Tuhan disampaikan oleh Pdt. Deserius Adii. Didalam khotbahnya disampaikan bahwa, “orang yang menyelamatkan atau bertindak sebagai penolong dalam kesukaran yaitu, penyelamat; Juru selamat adalah seseorang yang menyelamatkan nyawa orang lain”. Manusia memiliki berkatnya masing-masing. Dengan ada nya berkat yang diberikan Tuhan kepada kita manusia, sekiranya kita juga dapat menjadi berkat bagi sesama.

Semoga melalui Perayaan Natal Ikatan Keluarga Besar Odiyatei Yamekopo- Apikopa yang berdomisili di timika dapat menjadi berkat bagi sesama dan menjadi berkat dalam mewujudkan tujuan bersama.

Dalam sambutan Wakil Ketua Panitia Natal “IKB Odiyatei” Sonny Ukago, Sehubungan dengan perayaan natal ini, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak Pdt. Deserius adii yang sudah melayani, demikian kami berterima kasih kepada bapa/ibu yang hadir bahkan semua pihak yang telah membantu menyumbangkan berupa donasi, bama,  serta tenaga untuk mensukseskan kegiatan Natal IKB Odiyatei.

Selain itu Sonny Ukago menerangkan, Persiapan yang dilaksanakan oleh Panitia Natal 2022 kurang lebih 1 bulan hingga pelaksanaan acara natal dilaksanakan dan dapat berjalan dengan baik pada siang hari ini, 10 Desember 2022.

Penasihat Umum IKB Odiyatei wilayah Timika Bapak. Justinus Giyai mengucapkan, banyak terima kasih kepada Bapak Pdt. Deserius Adii yang tidak pernah lelah melayani kami sejak awal pemberkatan lokasi IKB Odiyatei hingga acara natal ini.

Jelas Bapak. Justinus Giyai, Kami semua yang hadir ini sebenarnya tidak terkumpul di sini namun, rencana Allah dengan melalui orang-orang tua perintis kami maka, kita dapat berkumpul bersama di sekretariat Odiyatei sehingga para orang tua perintis inilah yang melihat celah dalam setiap jalan menuju kesuksesan dalam bentuk apa pun di tanah amungsa.

Dalam setiap sumbangan berupa uang saudara-saudari melihat seperti daun maka, awal permulaan hingga akhir natal ini berjalan dengan lancar, dan semua itu bukan kami manusia yang balas tetapi Tuhan akan menjawab dalam setiap aktivitas anda masing-masing. Ujar bapak. Yusti.

Kita Keluarga Besar Odiyatei harus saling membanggakan dan menghargai satu dengan yang lain itu sangat penting karena kedepan juga kita sendiri yang akan menaiki ikatan ini. Ingat moto IKB Odiyatei (Kalau bukan saya, siapa lagi! Dan kalau bukan sekarang Kapan lagi!) Kata Justin.

Tambahan Pak Justinus Giyai, jangan pernah lupa pergi ke gereja beribadah untuk mendengarkan Firman Tuhan, dan melakukannya di rumah, kantor, dan setiap aktivitas lainnnya.

Bapak. Agus Ukago mengampaikan, Kami adalah orang-orang Odiyatei, jadi kami juga harus menjaga nama baik Ikatan Odiyatei di wilayah Timika, melindungi lingkungan rumah kami, keluarga kami, gereja dan dalam bentuk komunitas apa pun.  Agus Ukago.

Kami dari lingkungan Odiyatei, harus tetap satu hati, satu tujuan dalam kekeluargaan di wilayah Timika, karena manusia hidup hanya sementara, ketika kita mati, tentu saja yang akan pergi adalah nama dan klan kita. kata bapak. Agus

Saya tidak takut pada siapa pun tetapi saya hanya takut pada Tuhan. Menurut Bpk. Agus.

Perwakilan Tokoh Agama Bapak. Manfred Adii mengucapkan, selamat atas acara Oikumene Perayaan Natal Odiyatei, Giyai, Ukago, Tekege, Badii, Bobii dan Yamekopa Apikopa di wilayah Timika Papua.

Sekretariat Odiyatei ini adalah lokasi orang tua perintis kami yang berawal menginjak tanah Amungsa ini maka, kami juga mengucapkan selamat kepada Orang Tua Perintis kami yang datang lebih awal ke Timika. Kata bapak. Manfred Adii.

Jelas bapak. Manfred Adii, Dengan orang tua perintis yang telah membuat jalan, harmoni dan kami yang lain harus memegangnya dengan tekun sebab, sekarang kami telah memiliki kepala suku wilayah menurut asal kita masing-masing di Timika.

Remaja dan anak-anak harus memahami dalam ikatan karena sirih berubah, Tegas bapak. Manfred Adii.

Ketua IKB Odiyatei Wilayah Timika bapak. Jeremias Ukago mengatakan, Kami yang sudah menikah dan yang belum menikah harus paham dan terus ingat bahwa kami hidup dan hidup dengan hukum adat, agama dan pemerintah.

Kami IKB Odiyatei di wilayah Timika harus berhati-hati dan sadar dalam mengkonsumsi alkohol dan makan pinang karena itu bukan Tradisi Suku Mee. Jelas Bapak Jeremias Ukago.

Penasehat Umum IKB Odiyatei Bapak. Stevanus Badii menyampaikan materi, selain Giyai, Ukago, Tekege, Badii, Bobii Apikopa-Yamekopa, yang tinggal di kampung “Onago Diyai Ayatei Dedoutei” (Odiyatei) itu termasuk sebagai Yamekopo. Apikopa adalah mereka yang tinggal di kampungnya masing-masing.

Kita harus jaga ucapan kasar karena salah ucapan-ucapan kasar itulah yang membuat keluarga besar kita terpisah. Tegas bapak. Stevanus badii.

Bapak Pdt. Deserius adii yang sebagai sekretaris dewan adat suku mee (Dasmee), juga membanggakan Ikatan Keluarga Besar Onago, Diyai, Ayatei ( IKB Odiyatei) di wilayah Timika. Pdt. Deserius pula Menyampaikan, Tuhan akan cukupi dalam setiap kehidupan kita masing-masing.

Tidak boleh membeda-bedakan agama, kampung dan marga namun, kita tetap satu dan sudah jadi satu melalui ikatan, saling membantu satu sama lain itulah kehidupan manusia Suku Mee Asli. Kata Pdt. Deserius Adii.

2023 mendatang Tuhan kalian akan Membimbing  dalam setiap aktivitas IKB Odiyatei. Pungkas Pdt. Deserius Adii.

Sebagai wujud rasa syukur kita dalam memperingati kelahiran Tuhan Yesus Kristus, maka diperlukan suatu wadah untuk merayakan Natal bersama agar kita semakin mengerti betapa besarnya kasih Tuhan kepada kita semua di Ikatan Keluarga Besar Onago, Diyai, Ayatei dan Apikopa yame kopa (IKB Odiyatei) merupakan bagian dari masyarakat yang ingin merayakan Natal. Melalui Natal ini diharapkan seluruh keluarga besar Odiyatei Apikopa yamekopa dapat bersukacita merasakan damai Natal serta meningkatkan kekeluargaan dan kesatuan dalam badan organisasi IKB Odiyatei.

Klik Google – https://kagetpapua.art.blog

Membudayakan Membawa Noken Tradisi Papua

Noken adalah tas tradisi orang papua yang selalu pusatkan segala pengisian.

Tuhan sudah ciptakan berbagai macam suku dan budaya di teritori Papua.  Kebudayaan Papua banyak dan harus diperkenalkan. Salah satunya adalah noken, sebuah kebudayaan asli Papua yang telah ditetapkan menjadi warisan budaya UNESCO. Noken Sedunia 04 Desember 2012  oleh Tn. Titus Pekey

Noken merupakan sebuah tas tradisi asli masyarakat papua yang dibawa dengan menggunakan kepala. Bahannya terbuat dari serat kulit kayu yang digunakan untuk membawa barang-barang kebutuhan sehari-hari.

Sejatinya, papua juga terkenal dengan kekayaan alam yang terpendam di sana. Budaya dan kesenian Papua sangat bervariasi, yaitu bahasa lokal dari masing-masing suku kelompok etnik pakaian adat, rumah adat, tari-tarian tradisional, senjata tradisional, makanan khas Papua, musik tradisional, kerajinan tangan, dan lain-lain.

“Kegiatan ini merupakan salah satu strategi diplomasi dan upaya menguatkan ketahanan budaya bapua. Selain itu juga untuk mewujudkan ekosistem budaya dengan membangun jejaring kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah, BUMN, komunitas, penggiat budaya dan UMKN dalam rangka meningkatkan perekonomian rakyat,” tambah Yayuk…

Noken Anggrek Tas Tradisi West Papua

Noken Anggrek  atau Tas tradisi asli buatan mama-mama Papua  yang dibuat dari berbagai bahan alami, bukan sekadar tas karena banyak nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Noken anggrek yang merupakan tas rajutan dari Papua lebih banyak dikenal, pembuatannya juga terus berkembang mengikuti dunia busana.

Dengan banyaknya jumlah suku di Papua, makna dan penggunaan noken anggrek pun beraneka ragam.

(“Noken itu Tas Tradisi bagi kita berkulit hitam dan berambut keriting Orang Papua yang sudah di wariskan oleh moyang kita. Mari Kawan, kita tetap melestarikan budaya kita “Noken”.) Selamat Hari Ulang Tahun Noken Sedunia 04 Desember 2012 hingga 04 Desember 2021.

@kagetpapua

Sebuah Skets Desain Kapela di Bukit Bintang Pagouya, Kab Deiyai Tigi Barat Papua

Struktur gereja paroki segala orang kudus diyai di tigi barat kab.Deiyai, Papua Tengah.

KagetpapuaDEIYAI | Struktur gereja paroki segala orang kudus diyai yang berbentuk bukit bintang pagouya di distrik Tigi barat, kabupaten deiyai. Papua Tengah. Sebagai potret proses tulisan tangan oleh Bapak Awikaituma Jr. Dipublikasikan sejak empat bulan lalu ke dalam akun YouTube pribadinya.

Bukit bintang Pagouya  memiliki banyak sejarah.  Bukit itu berbentuk bintang, tempat peradaban memulai tempat suci!

Dalam sebuah karya desain, setiap guratan tangan selalu memiliki arti.
Guratan guratan, terkadang muncul bukan karena seni lukisnya, melainkan guratan tangan merupakan ekspresi hasil perenungan dan berkhayal panjang.

Pekerjaan lukisan itu hanya sebentar saja namun dihabiskan waktu untuk penyerbuan dan khayalan. Hanya butuh kertas dan pulpen dari warung pinggir jalan.  Itu cukup untuk mulai bekerja ..!

Tiada misteri, tiada penghapus, garis yang salah pula memiliki arti..!
Meskipun tidak ada alat penunjang yang penting, skets yang penuh konsep.

Sebuah karya seni terlahir dengan konsepnya dan tidak semudah itu bisa dirombak oleh orang lain.

Konsep desain tak lain adalah  terjemahan dari peradaban, Karya Leluhur dan nilai Tradisi serta kondisi Alamnya.

Sebuah karya terkadang untuk menghidupkan nilai-nilai peradaban yang mungkin akan mati. Demikian karya pula terkadang untuk  mempertegas  nilai-nilai budaya dan fenomena alam lokal yang ada.

Karya hari ini adalah sejarah hidup bagi generasi muda yang akan datang.

Gambar akhir sebenarnya adalah terjemahan dari konsep desain.
Hasil gambar tidak perlu cantik, yang utama adalah semua konsep sudah ditulis!

Bangun Citra Diri Dengan Tekun

Sungai di kawasan pelabuhan Pomako Timika, 09 November 2022

Bangun Citra Diri Dengan Tekun merupakan apa yang telah kita capai sekarang adalah hasil dari usaha kecil yang kita lakukan secara terus menerus.  Sukses bukanlah sesuatu yang jatuh begitu saja.  Jika kita yakin dengan tujuan dan jalan kita, maka kita terus memiliki ketekunan untuk terus berusaha, ketekunan adalah kemampuan kita untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan.

Kami harus terus mengambil langkah berikutnya.  Jangan hanya berhenti di langkah pertama.  Memang, semakin jauh kita berjalan, semakin banyak rintangan yang kita hadapi.  Bayangkan, jika kemarin kita berhenti, maka hari ini kita tidak ada.

Setiap langkah meningkatkan harga diri kita, apapun yang kita lakukan, tidak kehilangan ketekunan kita.  Karena ketekunan adalah daya tahan kita.

Pepatah mengatakan bahwa seribu kilometer langkah dimulai dengan satu langkah.  Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah kecil, dan langkah awal kesuksesan harus kita mulai dari rumah kita sendiri.  Rumah terbaik adalah hati kita, itu adalah tempat terbaik untuk memulai dan kembali.

Mulailah merencanakan strategi.  Mulailah melakukan apa pun yang mengarah pada impian kita.

Karena tindakan ini akan membawa kita lebih dekat ke target yang tepat.  Jika Anda belum bisa melakukan hal-hal besar, cukup dengan hal-hal kecil.  Yang jelas, telah mengambil tindakan untuk berubah.

Ambil tindakan untuk perubahan meskipun itu hanya hal kecil. Setelah itu lakukan tindakan korektif agar yang kecil berubah menjadi besar.

@kagetpapua

RD YT Matopai You Tercatat Uskup OAP Pertama

Doc, Foto  (Patoga) Yanuarius Theofilus Matopai You, Pr.

KagetpapuaNABIRE | Pemimpin tertinggi Gereja Katolik se Dunia, Paus Fransiskus memilih Romo sebagai Uskup Keuskupan Jayapura. Terpilihnya, Matopai You merupakan sejarah besar  bagi Orang Asli Papua (OAP) khususnya beragama Katolik, karena Pater Yan You begitu sapaannya ini akan tercatat sebagai uskup orang asli Papua pertama dalam sejarah gereja Katolik, tidak hanya di Papua tetapi sejarah gereja Katolik se dunia.

Uskup Jayapura, Mqr Leo Laba Ladjar, OFM saat membacakan Maklumat Sri Paus melalui surat Nuntio, Duta Vatikan menyampaikan kepada Uskup Jayapura, agar mengumumkan di gereja lokal di Keuskupan ini bahwa Bapa Suci Paus Frnsiskus telah mengangkat seorang untuk menjadi Uskup Jayapura yang baru, meneruskan karya Uskup. Berita ini dipublikasikan persisnya pada moment ini di Roma dan di seluruh dunia. “Karena perbedaan waktu, di sana jam 12, kita antara jam 7 dan jam 8,” jelas Uskup Leo Laba Lajar,ofm saat mengumumkan uskup baru yang terpilih dari Gereja Katedral Jayapura, Papua. Sabtu (29/10/22).  

Orang yang diangkat oleh Paus untuk menjadi Uskup yang baru di Keuskupan Jayapura dalam surat Duta Vatikan (Nuntio Apostolik) dalam bahasa Indonesia disebut dengan Romo. Tapi dalam surat dari Sri Paus berbahasa latin, disebut RD (Reverendus Dominus) artinya tuan yang terhormat. Uskup Leo menyebutnya, Romo RD Pastor Yanuarius Theofilus Matopai You,pr.

Uskup Jayapura, Leo Laba Lajar mengingatkan, untuk sementara waktu RD Yanuarius Theofilus Matopai You belum uskup, nanti sudah ditahbiskan dulu.

Matopai lahir di Uwebutu, 1 Januari 1961, ayah Lukas You, seorang guru SD di kampung yang terletak di bawah Gunung Deiyai, ujung barat Danau Tage, Kabupaten Paniai. Patoga Matopai merupakan anak pertama dari empat bersaudara dan seorang puteri.

Menyelesaikan pendidikan dasarnya di Uwebutu melanjutkan pendidik menegahnya di SMP YPPK St Fransiskus Epouto, ujung timur Danau Tage. SMP YPPK Epouto sendiri dipindakan ke Moanemani pada akhir tahun ajaran 1979.

Selepas tanah kelahiran di Tage, melanjutkan pendidikannya di Sekolah Pendidikan Guru (SPG) Teruna Bhakti, Waena, Jayapura. Pendidikan SPG itu sendiri setelah ditutup pemerintah, kini jadi SMA Teruna Bhakti. Tamat melanjutkan pendidikan tinggi Sekolah Tinggi Filsafat dan Theologi (STFT) Fajar Timur Abepura.

Sebelum Sri Paus Fransiskus memilihnya menjadi Uskup Jayapura, Matopi menempuh pendidikan S2 bidang Psikologi di Universitas Gaja Mada (UGM) dan menenpuh pendidikan doktor Antropologi di Universitas Cenderawasih, Jayapura.

Ditahbiskan di Nabire

Setelah melalui pendidikan yang panjang dan pembinaan yang lama, Diakon Yanuarius Theofilus You ditahbiskan sebagai iman projo di Nabire, 16 Januari 1991.

Pengabdian pastoral, sesuai Curiculum Vitae yang dibacakan Uskup Leo, Pastor Paroki Kristus Terang Dunia, Dekan Dekenat Kerom dan Pastor Paroki St Wilibrordus Arso, Vikaris Jenderal Keuskupan Jayapura dan Pastor Paroki Katedral Jayapura, Ketua Yayasan STTK, Kepala di Rumah Pembentukan Formasi St Yohanes Maria Viane Keuskupan Jayapura, Ketua Komisi Pendidikan Keuskupan Jayapura, Ketua Pengawas Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) St Fransiskus Asisi, sekarang Ketua dan Dosen di STFT Fajar Timur dan juga di Sekolah Tinggi Pastoral Kateketik (STPK). (ans)