Tulislah salah satu mimpi yang akan buat jadi nyata, lalu fokus dan berjuang sekuat tenaga
Hidup itu mungkin arus yang harus diikuti, Bersama sang waktu yang terus berjalan, Tanpa mau berkompromi.
Kepuasan dan kesenangan menjadi harga mati, dan kepalsuan adalah hal yang pasti terjadi, demi kenyamanan, dan demi pelayanan.
Ekspresi diri kian terkikis, terhimpit oleh topeng kemunafikan, membuat hidup terasa semakin tergenang.
Ide dan Inovasi menjadi sebuah jawaban, atas kepalsuan tuk hadirkan kemurnian, bebas bergerak dan berkreasi, tanpa harus dibatasi oleh opini
Terbang bebas seperti elang, berlari kencang seperti kijang, jernihkan hati dan pikiran, munculkan potensi diri yang dinantikan, jangan hanya sekedar ikut-ikutan, yang hanya hadirkan penyesalan
Potensi diri adalah harta berharga, terpendam didalam diri, menunggu sang pemilik mencari, demi kebahagiaan yang sejati.
Sungai di kawasan pelabuhan Pomako Timika, 09 November 2022
Bangun Citra Diri Dengan Tekun merupakan apa yang telah kita capai sekarang adalah hasil dari usaha kecil yang kita lakukan secara terus menerus. Sukses bukanlah sesuatu yang jatuh begitu saja. Jika kita yakin dengan tujuan dan jalan kita, maka kita terus memiliki ketekunan untuk terus berusaha, ketekunan adalah kemampuan kita untuk bertahan di tengah tekanan dan kesulitan.
Kami harus terus mengambil langkah berikutnya. Jangan hanya berhenti di langkah pertama. Memang, semakin jauh kita berjalan, semakin banyak rintangan yang kita hadapi. Bayangkan, jika kemarin kita berhenti, maka hari ini kita tidak ada.
Setiap langkah meningkatkan harga diri kita, apapun yang kita lakukan, tidak kehilangan ketekunan kita. Karena ketekunan adalah daya tahan kita.
Pepatah mengatakan bahwa seribu kilometer langkah dimulai dengan satu langkah. Sebuah langkah besar sebenarnya terdiri dari banyak langkah kecil, dan langkah awal kesuksesan harus kita mulai dari rumah kita sendiri. Rumah terbaik adalah hati kita, itu adalah tempat terbaik untuk memulai dan kembali.
Mulailah merencanakan strategi. Mulailah melakukan apa pun yang mengarah pada impian kita.
Karena tindakan ini akan membawa kita lebih dekat ke target yang tepat. Jika Anda belum bisa melakukan hal-hal besar, cukup dengan hal-hal kecil. Yang jelas, telah mengambil tindakan untuk berubah.
Ambil tindakan untuk perubahan meskipun itu hanya hal kecil. Setelah itu lakukan tindakan korektif agar yang kecil berubah menjadi besar.
Membaca buku para Omk Kapela Tillemans Ema-Owaa di timika.
Kagetpapua – TIMIKA | Jangan menilai buku dari sampulnya. Jika menilai buku dari sampulnya, kamu mungkin kehilangan cerita yang luar biasa didalamnya. Kenali lebih penting bukan dari kata orang lain karena pandangan dan penyelidikan kita tak selalu sama.
Tapi terkadang penilaian itu justru datang dari orang yang sama sekali tidak mengenal dengan baik. Mereka tidak tahu bagaimana isi tulisan aslinya, dan bagaimana sosok yang sebenarnya.
Dengan uraian diatas saya menyelubungi kebiasaan manusia yang selalu pempraktikkan orang lain. Hati-hati dalam menilai dan menghalimi orang. Takut-takut apa yang kita tabur pada orang, itu yang akan subur dalam diri kita.
Salah satu yang paling menyebalkan dalam hidup ini adalah bertemu orang-orang yang dengan mudah menilai diri kita. Entah itu dari penampilan, dari cerita orang, atau dari masa lalunya. Jujur, kita bersikap seperti itu bukan berarti kita anti dengan kritikan, karena kita sadar biasanya kritikan itu dapat membangun menjadi lebih baik.
Sudah menjadi tradisi bahwa kebanyakan dari kita menilai itu dari penampilannya. Jika seseorang berpenampilan baik, maka mungkin orang tersebut adalah orang yang baik.
Kita juga bisa saja menilai dari apa yang dikatakan orang lain tentang dirinya. Jika ada seseorang yang mengatakan orang tersebut tidak baik, maka kita ikut-ikutan menganggap ia tidak baik. Begitu juga dengan masa lalunya.
Teruntuk mereka yang gampang mendeskripsikan seseorang, sadarlah bahwa seseorang bisa saja berubah tanpa sepengatahuan orang lain.
Tidak perlu menghakimi jika kamu sendiri tidak tahu kenyataan yang sebenarnya. Karena takutnya, apa yang kamu nilai dari seseorang akan menyerang dirimu sendiri. Jadi berhati-hatilah menilai seseorang.
Niat adalah ukuran untuk menilai benarnya suatu perbuatan. Jika niatnya benar, maka perbuatan akan benar, dan jika niatnya buruk maka perbuatan itu buruk.
Kebersamaan kita, berdiri di bawah kaki bukit motoya.
Kagetpapua – DEIYAI: Kita berdiri di dusun kampung Diyai dibawah kaki bukit Motaya. Disinilah Kita menemukan kebahagiaan dan rasa memiliki kehidupan keluarga, persaudaraan yg baik, sebab mereka itulah harta langsung dari Tuhan Esa.
Rasa bangga dan syukur adanya saudara terbaik yg kita ekspresikan melalui kata-kata, canda dan tawa. Kita juga bisa mengungkapan perasaan bahagia kita atas kehadiran mereka di hidup kita selama ini.
Persaudaraan sejati yg akan selalu ada tuk kita, apa pun yg terjadi. Persaudaraan dan pertemanan yg baik tidak tergantikan oleh apa pun. Mereka bisa menginspirasi kita tuk tumbuh menjadi versi diri kita yg lebih baik.
Menguatkan ikatan persaudaraan dgn mereka. Dgn begitu, persaudaraan yg kita jalin dapat selalu terjaga, dan tak lekang oleh waktu dan zaman.
Memiliki persaudaraan dan teman sejati tuk berbagi kehidupan adalah anugerah terbaik dalam hidup daripada harta benda lainnya.
Kandang natal yang unik versi rumah adat suku (mee)
Kagetpapua – TIMIKA | Suasana halaman Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa Timika sudah tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kini sudah terlihat unik dan terinspirasi untuk umat katolik Suku Mee yang berasal dari tiga daerah yakni, kab. Deiyai, Dogiya dan Paniyai. Pada umumnya kegataka hingga makataka yang berdomisili di Timika, Papua Tengah.
Kandang dan pohon natal ini didirikan di atas tumpukan batu campur pasir yang telah umat katolik menjadikan rupa bukit dan dikelilingi pagarnya yang mengkreasikan versi Rumah adat Mee yang biasanya disebut Ema-Owaa. Proses pembuatan selama 2 hari 1 malam pada tanggal 4 hingga 6 Desember 2021.
Didalam lingkungan pagar ini juga ada tanaman Pisang, keladi, tebu dan tanaman lokal lainnya. dengan menggunakan rangkaian lampu warna-warni di jalan perintis Timika indah
Pada saat itu ada kabar baik bahwa, Pemda Mimika telah mengadakan lomba hias Kandang dan Pohon natal dalam rangka menyambut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022. Dalam lomba tersebut ada nama Gereja Kapela Tillemans Ema-Owaa pula terdaftar dalam lomba dengan no pendaftaran urutan 049.
Adoooh, ternyata informasi yang didapat masyarakat tinggal dua hari lagi untuk datang dan melihat serta menilai kreativitasNya.
Ah Sayang! Waktu dan hari sudah mepet, namun OMK dan Umat kapela Tillemans Ema-Owaa tetap semangat dan menyepakati bahwa “Mulai Bekerja Sesuai Pendapat Masing-masing Orang”. Semua beralih kerjasama secara bergotong-royong selama dua hari satu malam berturut-turut hingga selesai.
Kami membuat gubuk ini bukan karena kompetisi dari pemerintah setempat, tetapi ini adalah sesuatu yang kami terbiasa disetiap natal namun ada sedikit perbedaan dengan sekarang hanya dengan pagar yang dikelilingi lokasi gubuk dan pohon Natal Serta tanaman lokal lainnya.
Anehnya disini ! Saat itu ada beberapa pemuda yang pulang dan pergi dengan motor mencari rotang, lumutan alam dan kayu buah pada petang hari di hutan.
Ya, tentu Anda juga ingin tahu bahan-bahan yang sudah dibuat oleh OMK dan Para Umat Kapela Tillemans Ema-Owaa!
1. Sebanyak Kayu Buah Berpotongan 1 Cm.
2. Rumput Alang-alang.
3. Lumut hutan alam.
4. Rotan berukuran panjang.
5. Lebih unik lagi, Botol Aqua yang kosong merupakan variasi pada bagian luar pohon Natal.
Di depan Kandang Natal/Betlehem dipasang papan bertuliskan tema Natal 2021, “Kasih Kristus Menggerakkan Persaudaraan 1 Petrus 1:22.
Kreativitas OMK dan Umat Kapela Tillemans Ema-Owaa Timika membuat rasa memiliki dan manfaat yang beragam.
Dukumen foto Pemandang ukagouda (Tigi barat) Kab. Deiyai, Papua Tengah
Kami tenang, hening di tanjung ukagouda pinggiran Gunung dan Danau. Kami dapat mengamati keindahan yang mengelilingi. Riak lembut bertiup di atas permukaan air Danau Tigi.
Aku dapat melihat pantulan matahari dari seberang danau, saat permukaan danau diam. Aku dapat melihat bayanganku.
Sungguh, eloknya danau memberi isyarat. Disinilah menghayati kedamaian yang aku tawarkan padamu
Selama berabad-abad, danau dan gunung menyimpan banyak misteri.
Duduk di tepiannya, bayangkan cerita yang bisa diceritakan, tentang banyak orang yang lewat
Danau di antara gunung tidak pernah sepi, alam adalah teman yang sangat baik, ada banyak orang pegunungan datang memancing di sini.
Danau melukis gambar yang berbeda, tiap hari, itu menunjukkan wajah yang berbeda, yang mencerminkan alam dan cuaca.
Tersimpan kenangan indah di Tanjung Ukagoouda Kabupaten Deiyai, Papua Tengah.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.